Kebintangan Jessica Chastain tampaknya akan terus bersinar cemerlang. Setelah menggebrak di 2011 dengan 7 film dan nominasi Oscar pertamanya, 2012 ditutup dengan sebuah peran di film Zero Dark Thirty. Sebuah peran yang mengantarkannya pada nominasi Oscar kedua. Setelah berbagai peran dalam film drama dan action, kini Chastain menyentuh teritori baru, film horor.
Chastain, dalam wawancaranya dengan Drew taylor dari the Playlist mengungkapkan alasannya bergabung dengan film Mama. Dalam film Mama, Chastain bereperan sebagai Annabelle. sosok wanita muda yang terpaksa mengasuh dua keponakannya yang ditemukan hidup berdua di hutan setelah kehilangan orang tua. Chastain tertarik mengambil peran ini karena Annabelle merupakan anti-tesis peran ibu sempurna yang pernah diperankannya di The Tree of Life dan Take Shelter. Annabelle adalah sosok urakan, tidak bertanggung jawab, dan tidak ingin terikat. Baginya, itu adalah sebuah peran yang sama sekali berbeda dari peran yang pernah dipegangnya. Terlebih, genre film ini adalah horor. Selain itu, nama Guillermo del Toro menjadi faktor kuat yang membawa Chastain bergabung dengan film horor ini. Chastain pun rela tubuhnya digambari tato gurita demi peran ini. Ide ini muncul dari sutradara Andy Muschietti, yang mengatakan bahwa karakter Annabelle mirip dengan gurita. Jika sudah menemui kesulitan, dia akan menyerah, dan melepaskan lilitan tentakelnya.
Apa selanjutnya bagi Chastain? Dia ingin berperan di sebuah film western. Dia ingin menjadi seorang cowgirl tangguh yang jago menggunakan senjata. Akan tetapi, ada satu hal yang benar-benar diinginkannya: Menjadi villain di franchise film Bond! Ya, kalian tidak salah baca. Bukan sebagai Bond girl yang seringkali menjadi aksesoris para villain, melainkan main villain. Chastain berujar, sudah cukup peran anggun yang dia mainkan. Saatnya mengotori tangan... You go girl!