Salah satu film terbaik tahun ini dan juga film terbaik Mel Gibson hingga saat ini. Drama perang yang diangkat dari kisah nyata.

Mel Gibson merupakan aktor dan sutradara yang dikenal tidak pernah kompromi dengan apa yang diinginkannya. Sebagai aktor, hal ini kadang membuatnya tidak disukai oleh banyak kolega dan sutradara sehingga jarang studio yang mau memakainya. Namun lain halnya ketika ia duduk di kursi sutradara. Karya-karyanya selalu menuai pujian dan disenangi kritikus karena totalitas yang ia kerahkan. Film-film arahannya seperti Passion of the Christ dan Apocalypto menuai pujian dan banjir penghargaan. Sekarang dengan Hacksaw Ridge ia melakukan hal yang sama. Ini terbukti saat pemutaran perdana film ini di Venice Film Festival semua penonton melakukan standing ovation selama 10 menit setelah film berakhir. Ini menunjukkan betapa memukaunya film ini di mata para juri dan penonton awam.
Mengambil latar belakang cerita pada pertempuran Okinawa saat Perang Dunia II, kisahnya berpusat pada Desmond T. Doss (Andrew Garfield) yang ingin membantu negaranya dengan mendaftar sebagai perwira medis. Keingintahuannya yang begitu besar pada dunia medis bermula saat ia bertemu istrinya Dorothy (Teresa Palmer) ketika sedang berada di rumah sakit. Kecintaannya pada medis dan keinginannya untuk menolong banyak oranglah yang mendorongnya mendaftar menjadi perwira militer. Saat mengikuti pelatihan militer, Desmond memiliki keinginan yang aneh yaitu tidak ingin menyentuh senjata apapun selama perang. Keteguhan hatinya ini bahkan membuatnya menghadapi pengadilan di Mahkamah Militer karena dianggap melawan perintah atasan. Keputusan Desmond pada akhirnya membawa lelaki kurus ini ke dalam sebuah penyelamatan luar biasa.

Setelah drama dan komedi yang apik sepanjang awal dan pertengahan film, kita mulai dibawa saat Desmond harus turun ke medan perang dan menjalankan tugasnya sebagai perwira medis. Di sinilah, Hacksaw Ridge mulai menunjukkan tajinya. Semua adegan peperangan digambarkan dengan sangat realistis. Ledakan dan desingan peluru di mana-mana. Rating film yang masuk kategori dewasa membuat kita bisa menyaksikan darah dan anggota tubuh yang hancur berantakan, membuat kita seolah berada langsung di medan peran. Gibson sebagai sutradara berhasil menujukkan kepada penonton betapa mengerikannya perang tersebut. Selama hampir 20 menit, adegan pertempuran sanggup membuat penonton menahan nafas dan terpukau.
Ini adalah pertempuran dalam film terbaik yang pernah ada. Aktor – aktor, baik figuran maupun utama, benar-benar seperti masuk dan bertempur sepenuh hati. Spesial efek, seperti suara dan CGI, digunakan dengan tepat sehingga hasilnya tidak berlebihan. Dan dalam peperangan inilah kita bisa melihat bagaimana keyakinan Desmond akan Tuhan diuji dengan kenyataan perang yang sebenarnya. Film ini adalah penceritaan proses yang harus ditempuh seseorang untuk menguji apakah keyakinan yang selama ini ia pegang setimpal dengan yang didapat. Hasilnya, bisa Jelata saksikan sendiri di layar lebar dan siap-siaplah bagi yang tidak kuat jantung untuk goyah saat melangkah keluar bioskop nantinya. Yang pasti, Hacksaw Ridge tak terbantahkan lagi adalah salah satu film terbaik tahun ini dan yang terbaik sejauh ini dari Mel Gibson.
