Film komplit penutup tahun 2016 dan pembuka 2017 dari Ernest Prakasa

Setelah sukses dengan Ngenest: Kadang Hidup Perlu Ditertawakan, Ernest Prakasa kembali lagi dengan Cek Toko Sebelah. Kalau film sebelumnya diangkat dari buku yang ditulis Ernest sendiri, kali ini film yang juga menampilkan Chew Kinwah, Dion Wiyoko, Adinia Wirasti, sekaligus Gisella Anastasia ini berasal dari naskah yang ditulis oleh Ernest sendiri dengan bantuan supervisi Jenny Jusuf (Filosofi Kopi).
Bisa dibilang, Cek Toko Sebelah adalah paket komplit. Ada drama dan komedi yang dihadirkan secara seimbang. Tidak berlebihan dari sisi drama hingga terkesan menye-menye, tapi juga tidak terlalu penuh komedi hingga menjadi film yang mudah terlupakan. Dengan tema keluarga, Ernest berhasil menampilkan film yang hangat dan membuat sebagian besar orang langsung rindu dengan ayah mereka.
Berbicara soal ayah, akting Chew Kinwah bisa dibilang yang paling menonjol di sini. Aktor asal Malaysia ini berhasil menghidupkan sosok seorang ayah yang berjuang mati-matian melindungi tokonya dan mencintai anak buahnya. Kredit lebih juga patut dilayangkan kepada Adinia Wirasti. Kekuatan aktingnya sanggup menghidupkan sosok Ayu yang biasa saja menjadi memorable. Sayangnya, debut akting Gisella di film ini terlihat lemah, namun untunglah tetap asyik dinikmati.

Acungan jempol patut diarahkan pada kemampuan Ernest dalam menyutradarai para komika yang bertebaran di sepanjang film. Tidak hanya sanggup memberikan mereka momen-momennya sendiri, tapi punch line yang hadir pun kerap kali mengundang gelak tawa dari penonton. Tidak ada tokoh yang sekadar numpang lewat. Semua punya kepentingannya masing-masing, mulai dari tukang roti hingga teman-teman seperkumpulan Yohan (Dion) yang mendapat kesempatan unjuk gigi untuk melucu.
Cek Toko Sebelah jelas salah satu film terbaik Indonesia yang sukses memadukan drama dan komedi. Great job, Ernest!