XXX: Return of Xander Cage - Menjual Aksi Tanpa Cerita Berisi

by Prima Taufik

XXX: Return of Xander Cage - Menjual Aksi Tanpa Cerita Berisi
EDITOR'S RATING    

Setelah sukses dengan saga Fast & Furious, Vin Diesel agaknya ingin menghidupkan kembali karakter Xander Cage

 
Vin Diesel tampaknya ingin menjadi seperti The Rock yang bergelar franchise revival. Buktinya, setelah sekian lama akhirnya franchise yang sempat gagal, XXX, kembali tayang di awal tahun ini. Kali ini, Vin Diesel bertindak sendiri sebagai salah satu produser dengan penyutradaraan diserahkan pada D.J Caruso (Taking Lives, I Am Number Four). Banyak artis lain yang diajak demi meningkatkan popularitas film ini di antaranya Donnie Yen (Star Wars: Rogue One) dan Deepika Padukone (Chennai Express). Jelas sekali pasar utama yang diincar adalah Asia ditambah dengan banyaknya perusahan film asal Cina yang bergabung dalam produksi film ini. Bisa dimaklumi dengan meningkatnya kualitas aksi film-film di Hollywood sana, maka film menengah seperti XXX: Return of Xander Cage ini akan sepi peminat.
 
Film ini harus diakui lebih baik dari XXX 2: The Next Level yang buruk, tetapi tidak bisa menyamai pencapain XXX pertama. Jualan utama film ini adalah aksi Vin Diesel dan kawan-kawannya serta musuh bebuyutan yang di luar akal sehat. Sepanjang film, Jelata akan disuguhi aksi yang membuat geleng-geleng kepala. Bukan karena terpukau, tapi karena terlihat dipaksakan dan basi. Untuk level saat ini, harusnya mereka bisa lebih baik lagi dalam segi cerita karena semua film rata-rata sudah bisa membuat spesial efek yang bagus. Di situlah kelemahan film ini, terlalu fokus dengan aksi sehingga lupa cara bertutur yang asyik untuk penonton.
 
 
Gaya yang diadopsi film ini mengingatkan kita dengan saga Fast & Furious. Bahkan, film ini juga mengindikasikan adanya sekuel dengan formula yang sangat mirip dengan franchise lain Vin Diesel tersebut. Akting, cerita, dan emosi antarpemain rasanya tidak perlu diperdebatkan karena memang bukan itu yang mereka tonjolkan di film ini. Akting Vin Diesel tetap sama, para pendukungpun tak lebih sebagai tempelan dari aksi Vin Diesel. Mungkin yang cukup bisa diingat adalah aksi Donnie Yen yang kita semua sudah tahu bagaimana dia saat berkelahi. Sisanya bisa dibilang hanya pamer kemolekan. Kalaupun mendapat dialog, tidak lebih dari beberapa kata.
 
Bagi yang ingin aksi tanpa batas dan bang bing boom, maka ini film tepat buat Jelata yang butuh hiburan tanpa perlu mengerutkan kening di akhir pekan. 

Artikel Terkait