Dora and the Lost City of Gold: Indiana Jones untuk Semua Umur

by Raga Atsmara

Dora and the Lost City of Gold: Indiana Jones untuk Semua Umur
EDITOR'S RATING    

Kini, Dora sudah jadi gadis remaja

Siapa yang tak kenal dengan gadis kecil berbaju pink, celana pendek orens dan tas ransel ungu? Dora the Explorer merupakan serial tv Nickelodeon yang hits di tahun 2000-an, bahkan hingga kini, Dora masih menjadi tontonan kesayangan anak-anak. Di tahun 2019 , kini Dora beranjak dewasa dan dihadirkan dalam versi live-action dengan mengambil judul Dora and the Lost City of Gold. Tidak ketinggalan, hadir pula Boots dan Swiper si rubah yang dihadirkan dalam bentuk CGI.

Dora and the Lost City of Gold  disutradarai James Bobin, filmografinya antara lain The Muppets (2011) dan Alice Through the Looking Glass (2016). Chris Gifford yang merupakan penulis original serial Dora the Explorer didapuk sebagai penulis naskah. Pilihan yang tepat karena Dora yang ada di bioskop adalah Dora yang kita kenal sedari dulu, gadis kecil yang penuh rasa penasaran, ingin berpetualang, dan sahabat yang baik. Dari segi cerita film ini terlihat sama seperti film-film petualangan di hutan lainnya. Namun, yang membuat film ini sangat menarik dan segar adalah tidak diperlukannya logika yang rasional. Kita dapat menikmati film ini dengan nyaman dan tidak perlu berpikir keras di setiap adegan.


Karakter Dora dibawakan dengan sangat baik oleh Isabela Moner, mulai dari cara bicara, menganalisis sekitar, hingga keceriaan yang ditampilkannya. Sayang, karakter Diego yang dibawakan oleh Jeff Wahlberg jauh dari gambaran Diego yang kita kenal sekarang ini. Namun, bukan berarti penampilan Wahlberg mengecewakan, justru ia dapat menciptakan karakter Diego versi remaja yang baru. Karakter pendukung lainnya juga sangat menghibur dan punya porsi masing-masing, meskipun bisa dibilang sangat tipikal: remaja sok tahu dan remaja pengecut. Tentu, yang mencuri perhatian adalah Boots dan Swiper yang bahkan diisi suaranya oleh dua aktor Latin terkenal, yaitu Danny Trejo dan Benicio Del Toro.

Jangan lewatkan pula di mana dalam satu scene muncul berbagai karakter dari serial kartun Dora The Explorer, seperti Peta, Ransel, Ticco si Tupai, Isa si Iguana, Benny si Sapi dan lain-lainnya. Scene tersebut ditampilkan dengan sangat baik dan ditempatkan sangat sesuai sehingga tidak terasa aneh atau ganjil.

Film Dora and the City of Gold merupakan tontonan yang masuk ke dalam daftar “harus nonton” karena sangat menghibur dan menyenangkan meski akhirannya mudah ditebak. Jika kalian sedang ingin bersantai dan menonton tanpa berpikirDora and the Lost City of Gold merupakan sajian yang sangat pas. Lupakan logika, ini Indiana Jones untuk semua umur.


Artikel Terkait