Birds of Prey: Emansipasi Wanita Ala Harley Quinn

by Dwi Retno Kusuma Wardhany 51 views

Birds of Prey: Emansipasi Wanita Ala Harley Quinn
EDITOR'S RATING    
PEOPLE'S RATING      
Add Your Rating    

Setelah putus, nyawa Harley Quinn dalam bahaya

Suicide Squad (2016) memang dicaci-maki para pencinta film di seluruh dunia. Namun, toh semua masih penasaran dengan kisah masing-masing tokoh, salah satunya Harley Quinn yang tentu mencuri perhatian di antara karakter-karakter Suicide Squad lainnya. Kali ini, mantan psikiater di Arkham Asylum ini beraksi dengan tokoh-tokoh perempuan lainnya di dunia DC untuk menghadapi mafia Gotham, Roman Sionis.

Setelah berpisah dengan Joker, Harley Quinn terpuruk dalam patah hati dan berusaha melupakan kekasihnya itu. Meski begitu, Harley belum memberi tahu perihal putusnya hubungan mereka karena cap “pacar Joker” menyelamatkan dirinya dari orang-orang yang berniat membunuhnya. Namun, saat tersiar kabar bahwa hubungan Joker dan Harley berakhir, sontak Harley jadi buruan, termasuk Sionis. Harley pun menyatukan kekuatan dengan perempuan-perempuan lain yang juga diburu Sionis, seperti Huntress, Renee Montoya, Cassandra Cain, dan Dinah Lance.

Film ini memang berfokus pada sosok Harley, berbeda dengan Suicide Squad di mana dia harus berbagi screen time dengan Deadshot, Joker, Captain Boomerang, El Diablo, dan masih banyak lagi. Namun, bukan berarti film berjudul panjang Birds of Prey (and the Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn) ini tidak mempedulikan karakter lain. Montoya dan Lance menjadi main supporting cast, sementara Mary Elizabeth Winstead sebagai Helena Bertinelli alias Huntress meski lebih dikenal dibanding yang lain hanya muncul di seperempat akhir film.


Untuk menggambarkan tingkah-laku Harley pasca-putus, seperempat awal film juga berjalan dengan penuh keabsurdan. Begitu konflik antara Harley dan Sionis mulai berkembang, barulah arah film mulai terasa jelas dan enak untuk diikuti. Berbeda dengan Suicide Squad yang memakai elemen-elemen sihir, adegan aksi di Birds of Prey lebih “membumi”.

Menonton ini harus fokus karena cara bercerita film ini yang maju-mundur. Jika ditonton satu kali, mungkin kita akan bingung dan baru paham setelah menonton untuk yang kedua kali. Namun, kita dijamin takkan kecewa menyaksikan film ini. Margot Robbie memang terlahir sebagai Harley Quinn. 


Artikel Terkait