The Conjuring: The Devil Made Me Do It - Film Horor Rasa Thriller

by Prima Taufik 255 views

The Conjuring: The Devil Made Me Do It - Film Horor Rasa Thriller
EDITOR'S RATING    
PEOPLE'S RATING      
Add Your Rating    

Cerita horor beralih rupa jadi kejar-kejaran ala thriller.

The Conjuring memasuki sekuel keduanya yang mendapat ekstra judul The Devil Made Me Do It. Film ini salah satu franchise horor paling dinanti di seluruh dunia. Ekspektasi tentu saja tinggi mengingat The Conjuring adalah pusat dari semesta horor yang meliputi Annabelle, The Curse of La Llorona, hingga The Nun. Semua horor dari Conjuring Universe adalah perpanjangan dari film The Conjuring ini sendiri. Tidak salah rasanya maka film ketiga ini sangat ditunggu oleh banyak orang, apalagi trailer yang telah dirilis menampilkan jangkauan cerita yang lebih luas. Tidak hanya berputar pada satu lokasi saja.

James Wan yang menyutradarai dua film sebelumnya kali ini menyerahkan kursi sutradara pada Michael Chaves. Chaves sendiri bukanlah sosok asing di dunia Conjuring karena dia sutradara The Curse of La Llorona. Kabarnya, Wan sendiri yang menunjuk langsung Chaves untuk menyutradarai The Conjuring 3, sementara Wan lebih memilih duduk di kursi produser. Patrick Wilson dan Vera Farmiga tentunya kembali memerankan Ed dan Lorraine Warren, ditambah beberapa wajah baru seperti John Noble, Ruari O’Connor, dan Sarah Catherine Hook. 

Jika pada dua film awal, Ed dan Lorraine fokus pada kasus di satu keluarga, kali ini, mereka harus berpindah-pindah lokasi untuk memecahkan beberapa kasus supranatural. Sebuah terobosan baru dalam dunia Conjuring karena inti utama cerita bukanlah makhluk halus, tetapi sebuah pembuktian bahwa seseorang bisa melakukan kejahatan karena kerasukan. Ed dan Lorraine lebih banyak menghabiskan waktu dengan berkas-berkas daripada materi-materi gaib. Untuk yang berharap banyak adegan horor dan teror dari makhluk gaib, siap-siap kecewa karena Conjuring tiga tidak menghadirkannya. Film ini malah menawarkan ketegangan dengan cara lain, cara yang biasa dihadirkan dalam film-film aksi thriller


The Conjuring 3 mengajak kita untuk berpikir, berkejar-kejaran dengan waktu, menghindari berbagai macam serangan iblis, dan di saat bersamaan merayakan kekuatan cinta yang bisa mengalahkan segalanya. Film ini jujur saja malah jadi kurang memuaskan karena menjadi serban tanggung dalam semua aspek. Meski dibuka dengan proses exorcist yang menjadi ciri khas The Conjuring, setelah itu tensi seakan turun. Tidak ada keseraman, tidak ada setan yang khas, dan ending-nya pun sangat mengecewakan. 

Ini bukanlah Conjuring yang kita kenal. Bahkan, sisi thriller-nya juga tidaklah memukau. Mencoba memasukkan twist dan kejutan, tapi semuanya mudah ditebak dan membosankan. Untungnya, Wilson dan Farmiga berhasil menyelamatkan film ini dengan chemistry-nya. Keduanya bermain sangat baik sebagai pasangan Warren, bahkan bisa dinobatkan sebagai pasangan ikonik di layar lebar. 

Terlepas dari semua kekurangannya, The Conjuring 3 ini tidak bisa dibilang film yang jelek. Penceritaannya mulus dan beberapa adegan masih menegangkan meski tidak cukup menyeramkan untuk meneror penonton. Jika ini bukanlahThe Conjuring dan hanya horor biasa, mungkin masih bisa termaafkan. Sayangnya, dengan membawa embel-embel The Conjuring, tentu kita berharap banyak.