The Mauritanian: Perjuangan Menunggu Kebebasan Selama 14 Tahun

by Redaksi 165 views

The Mauritanian: Perjuangan Menunggu Kebebasan Selama 14 Tahun
EDITOR'S RATING    
PEOPLE'S RATING      
Add Your Rating    

Berdasarkan buku "Guantánamo Diary" yang ditulis Slahi langsung.

"The Mauritanian" adalah sebutan yang diberikan pada tahanan 760 di fasilitas penjara Teluk Guantanamo. Diangkat dari kisah nyata, pria bernama Mohamedou Ould Slahi ini ditahan selama 14 tahun oleh Amerika tanpa ada tuntutan. Penahanannya sendiri dilakukan karena Amerika menduga bahwa Slahi adalah perekrut utama di Al-Qaeda dan salah satu penggagas serangan 9/11. Di saat orang lain percaya bahwa dirinya bersalah dan pantas dihukum mati, dua orang pengacara memutuskan untuk membela Slahi dan membantunya bebas.

The Mauritanian diisi oleh jajaran aktor dan aktris pendukung yang kuat. Jodie Foster yang tetap punya kharisma di usia tua, Shailene Woodley dengan akting yang semakin matang, dan juga Benedict Cumberbatch yang tentunya jadi jaminan bagus. Tidak lupa juga Tahar Rahim yang memerankan Slahi. Semua berhasil menghadirkan karakter yang kuat sehingga membuat film ini enak ditonton. 


Tapi, bagi mereka yang berharap bahwa film ini akan berisi tentang adu pintar di ruang pengadilan bakal gigit jari. Soalnya, The Mauritanian tidak berfokus terhadap hal itu. Bahkan, adegan persidangan pun hanya sekitar lima menit dari durasi dua jam lebih. Sisanya adalah usaha Nancy Hollander (Foster) dan Teri (Woodley) memutar otak agar klien mereka bisa diperlakukan secara adil oleh hukum. 

Selain usaha Nancy dan Teri dari sisi pembela dan Stuart (Cumberbatch) dari sisi penuntut, film ini menghadirkan kondisi Slahi saat dipenjara dan menjalani interogasi. Dari mulai interogasi lunak, sampai memakai kekerasan dan trik psikologi hingga dia merasa tertekan. Di sini, terlihat bagaimana Amerika tampak putus asa mencari pihak-pihak yang bisa disalahkan atas tragedi 9/11 sehingga melakukan segala upaya, bahkan cara kotor sekali pun. 

The Mauritanian memang bukan film untuk semua kalangan karena alur lambat dan tidak ada puncak konflik. Tapi, menyaksikan Foster, Woodley, dan Cumberbatch dalam satu film rasanya sayang untuk dilewatkan. 



Artikel Terkait