Memory: Saat Pembunuh Bayaran Menderita Alzheimer

by Redaksi 210 views

Memory: Saat Pembunuh Bayaran Menderita Alzheimer
EDITOR'S RATING    
PEOPLE'S RATING      
Add Your Rating    

Liam Neeson seakan tidak ada capeknya bermain aksi

Merupakan remake dari film Belgia, De Zaak Alzheimer, Memory mengisahkan Liam Neeson sebagai pembunuh bayaran bernama Alex yang ditugaskan menghabisi beberapa orang atas permintaan klien. Saat menolak membunuh gadis remaja, Alex dianggap berbahaya dan dikejar untuk dilenyapkan. Berkejaran dengan waktu dan penyakit Alzheimer yang mulai membuatnya sulit berpikir jernih, Alex berusaha menyeret sang klien ke meja hukum.

Menyaksikan aksi Neeson di Memory tidak ada ubahnya seperti menonton Taken atau film-film aksi sejenis yang ia bintangi. Meski terlihat sudah tua, tapi Neeson tetap mampu memainkan adegan laga dan tampil meyakinkan saat harus berkelahi. Tentunya, tidak banyak adegan yang melibatkan otot dan lebih banyak memakai senjata. Menandakan bahwa memang staminanya sudah menurun.


Menonton Memory tentu tidak perlu berpikir sampai kening berkerut. Meski ada twist, namun itu pun rasanya sudah bisa diduga dan tidak membuat penonton kaget. Siapa yang jahat dan siapa yang baik sudah ketahuan. Temanya sedikit banyak menyindir situasi Amerika sekarang yang marak dengan imigran gelap, trafficking, dan bobroknya hukum di negara adikuasa tersebut. Film ini seakan ingin menegaskan kalimat "Siapa yang punya duit, bisa membeli hukum."

Meski di tahun ini ia akan menginjak usia 70 tahun, namun rasanya dalam beberapa tahun ke depan masih akan ada film-film aksi Neeson yang sejenis Memory. Mungkin juga satu film besar yang berhubungan dengan superhero lagi setelah Batman Begins. 

Artikel Terkait