Sagarmatha - Two Dreams at a Crossroad

by dr. kawe


Menyaksikan film bergenre road movie tentu memberi keasyikan tersendiri. Bagaimana tidak, selain dialog yang ciamik, Jelata juga dapat cuci mata sepanjang durasi film dengan menyaksikan pemandangan, baik itu lokal maupun internasional. Setelah tahun ini muncul Laura & Marsha yang mengajak kita berpetualang ke benua Eropa, kini di penghujung tahun hadir Sagarmatha- Two Dreams at a Crossroad. Disutradarai oleh Emil Heradi, film ini dibintangi oleh Nadine Chandrawinata dan Ranggani Puspandya.

Shila (Nadine) dan Kirana (Ranggani) adalah dua sahabat yang sudah berteman sejak duduk di bangku kuliah. Mereka berbagi mimpi yang sama: mendaki pegunungan Himalaya. Cita-cita itu pada akhirnya kesampaian juga. Lewat India, mereka bertualang masuk ke perbatasan Nepal untuk kemudian berusaha mencapai puncak tertinggi di dunia itu. Sepanjang perjalanan, keduanya menemukan berbagai jawaban dari pertanyaan mereka seputar hidup, kematian, kedewasaan, cinta, dan harapan. Namun, lambat laun, Shila mulai terganggu dengan Kirana yang semakin ambisius. Kirana pun juga merasa bahwa Shila menyimpan rahasia darinya. Jauh dari Tanah Air, mampukah persahabatan keduanya bertahan di tengah terpaan dinginnya udara Himalaya?

Diproduksi secara patungan oleh Sinema Kelana, Cangkir Kopi, dan Add Word Productions, film ini mengambil lokasi syuting mulai dari Yogyakarta, Kolkata (India), hingga Kathmandu (Nepal). Prosesnya sendiri memakan waktu yang cukup lama sejak Juli 2010 hingga akhirnya rampung total pada September 2013. Mungkin, tidak banyak yang mengenal nama Emil Heradi selaku sutradara. Namun, bukan berarti filmografinya pantas diremehkan karena beliau lebih banyak berkutat di festival film, seperti Singapore Short Film Festival atau Jakarta International Film Festival. Ia juga pernah menjadi asisten sutradara untuk film blockbuster Habibie Ainun dan trilogi Merah Putih serta Eat Pray Love.

Band papan atas Indonesia, Slank, pun didapuk untuk mengisi soundtrack film ini dengan menyanyikan dua lagu, yaitu “Raguphati” dan “Tong Kosong”. Tidak ketinggalan, sumbangan suara dari pemain filmnya, Anggari, yang turut menyumbang dua lagu.

Film yang berkisah mengenai mengejar impian ini dapat Jelata tonton mulai 28 November 2013 di bioskop-bioskop terdekat. Sebagai informasi, apakah yang dimaksud dengan Sagarmatha itu? Nama ini rupanya adalah sebutan untuk Gunung Everest yang diucapkan oleh lidah penduduk Nepal.

 

Artikel Terkait