
Jelata tentu masih ingat dengan grup vokal cowok yang populer di era 1980-1990’an, sebut saja Trio Libels, Cool Colors, hingga Coboy. Semuanya menghadirkan lagu pop yang didominasi tema cinta. Meski sederhana dan tidak menggunakan metafora-metafora ala band Padi atau Sheila on 7, namun liriknya tidak terasa secengeng musik sekarang ini. Memasuki tahun 2000-an, pamor mereka bisa dikatakan turun karena tergilas oleh band-band Melayu hingga akhirnya hilang sama sekali. Namun, memasuki tahun 2004, Indonesia dikejutkan dengan kemunculan sebuah grup vokal yang terdiri dari empat anak berusia 10 tahun. Lagu-lagu yang mereka usung pun membawa tema yang sama dengan lirik yang mudah dicerna sehingga dalam sekejap, anak-anak baru gede di Indonesia pun terlanda demam grup ini. Siapakah mereka? Coboy Jr. tentu!
Kini, empat tahun telah berlalu sejak berdirinya Coboy Jr. Perlahan tapi pasti, mereka semua berkembang menjadi ABG-ABG yang tidak hanya memikat anak SD di seluruh Indonesia, namun hingga SMP dan SMA. Di puncak popularitas tersebut, sayangnya grup ini harus ditinggal oleh satu personilnya yang memutuskan untuk bersolo karir: Bastian. Tinggallah Iqbal, Kiki, dan Aldi yang harus berjalan beriringan dalam nama Coboy Jr. yang pada perjalanannya berganti menjadi CJR.
Titik rendah dalam perjalanan CJR itu kemudian diangkat ke layar lebar oleh Patrick Effendy dan Falcon Pictures dalam film terbaru mereka yang berjudul CJR The Movie: Lawan Rasa Takutmu. Selain menghadirkan ketiga personil CJR, film ini juga menghadirkan Abimana Aryasatya, Rio Dewanto, Arie Kriting, Ernest Prakasa, Surya Saputra, Astri Nurdin, Ersa Mayori, Irgi Fahrezi, dan Joe P Project.
Kisahnya akan menyorot CJR sejak pengumuman pengunduran diri Bastian, perjuangan mereka untuk bangkit lagi, perjalanan mereka ke Australia untuk belajar menyanyi dengan D-Doc, hingga konflik yang melanda Iqbal menjelang konser kembalinya CJR. Semua itu dirangkum oleh Patrick Effendy dalam film yang akan dirilis pada 18 Februari 2015 ini.