Miss Call

by dr. kawe


Kisah-kisah mencekam suspense thriller (dengan bumbu slasher) agaknya sudah bukan barang baru di Hollywood. Dalam setahun bisa dipastikan ada satu-dua film yang beredar, entah itu kisah baru atau remake dari film yang pernah populer beberapa puluh tahun yang lalu. Di Indonesia sendiri, genre ini masih terbilang baru. Belum banyak sineas yang berani mencoba dikarenakan muatan kekerasan yang disajikan bisa membuat film mereka dibabat habis sensor atau spesial efeknya yang harus terlihat nyata. Berbicara mengenai genre ini, pasti orang akan langsung ingat dengan Rumah Dara karya Mo Brothers. Kini, ada lagi film yang mencoba mengetengahkan genre sejenis berjudul Miss Call

MITHA seorang remaja yang menggemari hal-hal bernuansa horor. Gadis dengan kreativitas cukup tinggi itu kerap merancang banyak hal yang mampu membuat orang lain yang masuk ke kamarnya spontan merinding ketakutan. Satu hal yang sering ia lakukan ketika senggang adalah me-misscall orang lain lalu menakuti-nakuti bila orang tersebut menelponnya.

Suatu malam sepulang acara pesta ulang tahun TASHYA, salah satu sahabat, Mitha me-misscall seseorang yang ternyata sedang bertengkar hebat yang berakhir dangan terbunuhnya CHIKA si pemilik handphone. Mitha tidak mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi menyangka kalau ia telah dipermainkan balik. Keadaan semakin runyam ketika Mitha menemukan sebuah HP di depan rumahnya, yang ternyata merupakan HP CHIKA. Sejak itu, Mitha mulai mengalami banyak kejadian tak wajar di rumahnya sendiri.

Miss Call mulai 30 April 2015 di bioskop. 

Artikel Terkait