
Dua hari sebelum rilis, tepatnya 24 November 2015, film rilisan terbaru MNC Pictures Skakmat melakukan press screening sekaligus press conference. Meskipun langit mendung, tapi acara tetap berjalan meriah terutama menjelang gala premier yang diadakan pada pukul 21.30 malam.
Film yang disutradarai oleh Ody C. Harahap ini naskahnya ditulis oleh Salman Aristo yang terinspirasi dari kehidupan nyata di sekelilingnya. "Di dekat rumah saya memang ada orang-orang yang kalau berantem bisa sampai keluarin golok. Tokoh Jamal sendiri juga aslinya ada, sosok yang setia kawan tapi nggak punya pekerjaan alias pengangguran," jelas Salman diiringi gelak tawa para jurnalis dan penonton. Hannah Al-Rashid yang berperan sebagai Mami Tuti mengungkapkan ketertarikannya bermain di film ini dikarenakan karakter yang ia perankan memperlihatkan kekuasaan wanita di atas pria. "Wanita nggak dibuat lemah di sini. Girl power!". Tidak hanya Hannah, Donny Alamsyah yang berperan sebagai Dito juga turut menceritakan proses syutingnya. Donny sendiri sempat mengalami kecelakaan kecil dan juga hidungnya terluka, namun ia tetap semangat untuk melanjutkan pengambilan gambar. "Bagi saya luka kecil itu nggak masalah karena suasana dan krunya asyik. Jadi sayang kalau harus berhenti hanya karena darah sedikit." Uniknya, Tanta Ginting bukan bercerita mengenai luka yang ia dapat melainkan rambut Jamal yang ajaib itu. "Karena rambut saya keriting jadi sehari saya harus dicatok lima kali supaya tetap lurus."

Kisah Skakmat sendiri menyorot Jamal, seorang tukang ojek pangkalan yang dianggap hanya besar mulut oleh ibunya dan juga orangtua kekasihnya, Mirna. Saat ia terlibat sebuah kejadian dengan Dito, Jamal pantang mundur. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya bisa juga menjadi orang yang berhasil. Apakah dengan keterlibatan Mami Tuti dan Bos Tanah Tinggi (Cecep Arif Rahman), Jamal dapat lolos dengan selamat?
Tidak hanya ingin sekadar menonjolkan film aksi belaka, dialog-dialog dalam Skakmat pun berpotensi menggugah tawa, terutama dari celetukan mulut Jamal yang seakan tidak berhenti mengoceh. Akting Tanta Ginting sebagai Jamal memang cukup memukau, melontarkan kalimat-kalimat yang sanggup membuat penonton satu bioskop tertawa. Adegan berkelahi pun sengaja dieksplorasi habis-habisan terutama di bagian akhir film dengan mempertarungkan Donny, Hannah, dan Cecep. Sebuah gimmick yang menarik mengingat Donny dari The Raid 1 akhirnya dapat berbaku hantam dengan Cecep dari The Raid 2. Meski mengusung genre komedi, untungnya Salman tidak lantas menerjemahkannya menjadi komedi slapstick dan tetap mampu membuat tegang penonton dengan berbagai masalah yang terjadi. Kekurangan mungkin hanya pada kemasannya yang terlalu berdarah untuk sebuah film komedi dan agaknya tidak pantas disaksikan oleh anak-anak di bawah umur. Tapi secara keseluruhan Skakmat menjadi satu lagi film MNC Pictures yang berpotensi berbicara banyak di tangga box office.
