Klarifikasi Isu Tuduhan Plagiarisme terhadap Surat dari Praha

by dr. kawe


Munculnya tuduhan plagiasi terhadap Angga Dwimas Sasongko dan karya terbarunya, Surat dari Praha, membuat Visinema Pictures tidak tinggal diam. Bertempat di Filosofi Kopi Melawai pada 1 Februari kemarin, Angga, Glenn Fredly selaku produser eksekutif, Irfan Ramli sebagai penulis naskah, Aris Marasabessy SH (kuasa hukum), dan Prayudi Setiadharma yang mewakili pihak Hak dan Kekayaan Intelektual melakukan klarifikasi terkait isu plagiarisme yang dituduhkan seorang dosen asal Malang, Yusri Fajar.

Menurut Angga, apa yang mereka angkat dalam Surat dari Praha adalah sebuah cerita yang tercipta melalui riset tim produksi dan merupakan fakta sejarah sehingga sulit diklaim oleh satu orang ataupun satu pihak. Pun begitu dengan penggunaan judulnya karena sebelum digunakan oleh Yusri Fajar, Surat dari Praha sendiri pernah dua kali digunakan, yaitu dengan judul Letter from Prague oleh Sue Gee pada tahun 1994 serta Raya Czerner Schapiro dan Helga Czerner Weinberg pada tahun 1991.

Pihak Visinema Pictures sendiri mengatakan bahwa mereka tidak pernah menerima somasi resmi dari pihak Yusri Fajar. Adanya klaim yang menyatakan bahwa somasi telah dilayangkan membuat Visinema merasa dirugikan karena muncul kesan bahwa Visinema adalah pihak yang sulit diajak bermediasi. Perihal komunikasi antara kedua belah pihak, Visinema mengungkapkan bahwa mereka sudah menawarkan bentuk mediasi konstruktif dengan melakukan pertemuan yang ditengahi oleh ahli Hak Kekayaan Intelektual. Namun, gagasan ini tidak direspon secara konkrit oleh Yusri Fajar dan kuasa hukumnya.

Hingga saat ini pihak Visinema Pictures masih menunggu Yusri Fajar dan kuasa hukumnya untuk bertemu dan melakukan mediasi agar masalah ini dapat diselesaikan. Kita doakan saja semoga isu ini cepat selesai dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

 

Artikel Terkait