Christine Hakim Bintangi Silet di Belantara Digoel Papua

by dr. kawe


Siapa yang tidak mengenal Christine Hakim? Aktris kawakan Indonesia ini sudah berkali-kali bermain di film dengan berbagai macam genre. Kepiawaiannya mengolah peran juga tidak hanya dikagumi di Indonesia saja, tetapi juga hingga ke mancanegara. Tidak heran karena reputasinya itu, Christine Hakim kerap berhati-hati menerima peran dalam film. Baginya yang terpenting adalah cerita dan rupanya Silet di Belantara Digoel Papua ini menarik perhatian aktris kelahiran Jambi ini untuk ikut terlibat. Ceritanya sendiri diangkat dari kisah nyata dokter yang menantang maut melakukan operasi sesar hanya dengan bermodalkan silet di belantara Digoel Papua sekitar tahun 1990-an.

Selain karena kisahnya yang menarik, Christine juga ingin mengenalkan potensi besar Papua di dunia perfilman kepada masyarakat. "Ini bisa dibilang film pertama produksi asli Papua. Saya ingin bersilaturahmi dengan saudara kita di Papua. Kita pasti mencintai pulau yang luar biasa itu dan kita ingin tunjukkan kalau Papua memiliki potensi yang sangat besar dari segala lini, termasuk perfilman," puji aktris langganan Piala Citra.

Film ini merupakan produksi Foromoko Matoa Indah Film dengan arahan FX Purnomo, penerima Lifetime Achievement SCTV Awards 2002. Sutradara FX Purnomo membeberkan tantangan dalam proses syutingnya, yaitu kondisi alam Papua yang cukup susah untuk dijangkau. “Tim produksi Silet di Belantara Digoel Papua akan melakukan perjalanan dari kabupaten Merauke ke kabupaten Boven Digoel yang ditempuh dengan perjalanan darat selama 10 jam. Lokasi syutingnya menggunakan set artistik yang sesuai dengan tempat kejadian di tahun 90-an, yaitu puskesmas yang dulu digunakan untuk operasi sesar menggunakan silet,” ucap sutradara yang akrab dipanggil Ipong ini.

 

Artikel Terkait