Dewi Lestari: Semua Unsur akan Hadir di Intelegensi Embun Pagi

by dr. kawe


Berlokasi di Kedai Filosofi Kopi Melawai, Jumat (19/2) setelah acara press conference Filosofi Kopi: Ben & Jody, mimin Layar-Tancep berkesempatan berbincang dengan Dewi Lestari atau Dee mengenai perilisan buku barunya, Intelegensi Embun Pagi, yang akan dirilis pada 26 Februari mendatang. Babak pamungkas dari saga Supernova ini memang sudah ditunggu, mulai dari kalangan pembaca biasa hingga penikmat sastra karena akan menjawab berbagai pertanyaan yang terus-menerus menggantung dari buku pertama hingga kelima.

Dee yang di kalangan penggemarnya mendapat panggilan “Mak Suri” ini sendiri tidak mau bercerita banyak mengenai Intelegensi Embun Pagi agar tidak membocorkan keasyikan membaca. “Saya sadar benar saya banyak menimbun pertanyaan dari buku pertama sampai kelima dan semua itu mudah-mudahan dapat terjawab di buku terakhir ini. Kalau seandainya ada yang tidak terjawab, ya itu disengaja,” katanya sambil tersenyum. Bagi Dee, kisah Supernova memang hanya akan berakhir di buku keenam ini. “Ini buku terakhir kalau nanti ada buku selanjutnya ya saya tidak tahu, tapi kisah Supernova akan berakhir di sini.”

Saat diminta memberikan sedikit intipan di Intelegensi Embun Pagi, wanita asal Bandung ini hanya memberikan sekelumit apa yang disajikannya. “Yang pasti semua tokoh akan berkumpul di Indonesia. Semua unsur akan ada di sini, mulai dari petualangan, thriller, humor, persahabatan, sampai cinta.” 

Tidak hanya pembaca yang berbagi kesan-kesan mereka tumbuh selama 15 tahun bersama Supernova melalui akun sosial media, Dee pun membagi perasaannya kepada mimin. “Perasaan saya lega, senang, dan deg-degan menjelang bukunya terbit. Ini adalah momen yang susah-susah gampang karena akhirnya kisah Supernova selesai juga, tapi sedih karena akan berpisah. Selama satu tahun saya terus-menerus menulis. Kalau lagi stuck, saya paksa. Saya merasa punya utang kepada pembaca dan ingin cerita ini selesai.”

Menutup pembicaraan sore itu, mimin pun bertanya mengenai Supernova: Akar yang kabarnya akan diangkat ke layar lebar dengan disutradarai Angga Dwimas Sasongko. “Saat ini Akar masih dalam tahap penjajakan. Saya ingin, siapapun rumah produksi dan sutradara yang mengadaptasi Supernova ke film mengerti benar keseluruhan dunia Supernova dan membaca bukunya dari awal sampai akhir. Jangan hanya mengadaptasi satu per satu karena saya khawatir semua itu tidak akan berkesinambungan,” pungkas salah satu anggota grup vokal Rida, Sita, Dewi ini.

Intelegensi Embun Pagi akan dirilis pada 26 Februari 2016 di toko-toko buku Indonesia.

Senyum sumringah mimin bisa ketemu sama pengarang favoritnya

 

 

 

Artikel Terkait