Tanggal 25 September lalu, PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (TELKOM) mengundang rekan-rekan media untuk menghadiri press conference kompetisi Film Super Pendek WOW 10 Detik yang berlokasi diGedung Telkom STO Gambir. Acara dimulai sekitar jam 10 dan berikutnya kemeriahan dihiasi oleh kehadiran Direktur Innovation & Strategic Portfolio Telkom, Indro Utoyo, beserta Achmad Sugiarto yang menjabati posisi Executive General Manager Telkom Divisi Solution Convergence. Mereka juga mengundang dua orang yang sudah pasti tidak asing lagi di kalangan para penikmat film dan juga anak muda sebagai juri kompetisi. Ya, mereka berdua adalah Joko Anwar dan Raditya Dika. Joko yang kita kenal ini adalah salah satu sutradara lokal berbakat yang sudah kita kenal karyanya melalui film Janji Joni (2005), Kala (2007), dan Modus Anomali (2012). Sedangkan, Dika sendiri adalah idola para remaja yang juga seorang penulis buku best seller Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, dan Manusia Setengah Salmon yang ketiganya juga sudah diangkat ke dalam layar lebar. Tak lupa juga Dika dikenal karena serial mockumentary populer dengan judul "Malam Minggu Miko" yang saat ini masih ditayangkan di Kompas TV. Adapun kompetisi ini, seperti dijelaskan Sugiarto sendiri, adalah kesempatan banyak orang untuk mengekspresikan diri. Apalagi dengan maraknya video sharing yang dimudahkan dengan smartphone, tablet, ataupun gadget manapun itu semakin memberikan keleluasaan publik untuk berkreatif ria.
Tentunya, seperti banyak kompetisi, selalu ada peraturan yang berwenang. Kompetisi ini harus mengusung tema dan cerita yang menyangkut "Love" dan "Life" di dalamnya. Dan seperti nama kompetisinya sendiri, durasi film yang diperbolehkan ikut serta adalah antara 10-20 detik. Ini bukan hal baru di dalam sharing video digital untuk menceritakan sebuah kisah bermakna dalam sebuah waktu yang singkat. Itu sangat mungkin sekali, jelas Indra. Belum lagi kemampuan ini akan mengasah intuisi peserta di dalam menangkap momen penting kehidupan.
Mekanisme kompetisi ini dilakukan secara digital. Dengan registrasi di uzone.com, mengisi formulir yang disediakan, dan kemudian mengupload filmnya. Semua film yang masuk akan diseleksi dan dipilih oleh juri dan kemudian setelah itu akan dibuka vote secara umum kepada masyarakat untuk memilih pemenang. Seleksi yang ketat ini sengaja dilakukan untuk mendapatkan hasil yang berkualitas, dengan mengedepankan cerita yang menarik dan teknis belakangan. Tapi tenang saja, tidak ada regulasi sensor film di dalam penyeleksiannya. "Kalau saya boleh ikut, dua puluh menit juga isinya pasti cuma mata orang ditusuk pisau", canda Joko.
Hasil "10 second movie competition" ini nantinya bisa dinikmati masyarakat di useetv.com. USeeTV menjadi media display bagi nominator film yang terpilih dan bisa diakses seluruh dunia. USeeTV sendiri merupakan portal hiburan dari Telkom yang lahir sejak tahun 2012 dan sampai hari ini telah diakses jutaan visitors. Dan sekedar informasi saja bahwa USeeTV memiliki banyak content menarik seperti dua puluh satu channel televisi, TV-on-demand dimana kita bisa menikmati tayangan TV yang telah disiarkan sampai tiga hari ke belakang, aneka film box office, seratus radio lokal dan "Live Streaming" yang menayangkan event eksklusif. UseeTV juga menggunakan konsep triple screen dimana pelanggan dapat menikamti hiburan UseeTv dari tiga layar yang berbeda (Gadget, Laptop, dan televisi) dengan menggunakan akses internet. Telkom juga sudah menyediakan akses internet wifi gratis yang salah satunya berada di lokasi 7Eleven dengan tagline "One Stop Digital Shop".
Selama berjalannya kompetisi, TELKOM juga mengadakan roadshow ke berbagai universitas di kota-kota besar di Indonesia, yaitu Bandung, Jogjakarta, Makassar, dan Surabaya yang menghadirkan Joko Anwar sebagai narasumber dan mengundang para komunita film sebagai partner. Sebagai tambahan, pemenang kompetisi film ini dibagi menjadi tiga, yaitu Film Terbaik, Skenario Terbaik, dan Pemenang Favorit, dengan hadiah uang cash dengan nilai total sebesar Rp75 juta.
Untuk berpartisipasi sebagai peserta, bisa langsung mengunjungi website www.uzone.co.id/movieproject. Informasi juga bisa didapatkan di bagian Facebook "uzoneindonesia" atau dengan men-follow twitternya "@uzoneindonesia". Pendaftaran dibuka dari tanggal 25 September 2013 sampai dengan 15 Desember 2013.