
“Batman could be anybody” ~ Bruce Wayne, The Dark Knight Rises (2012) ~
Ucapan Bruce Wayne ini memang benar adanya: siapapun bisa menjadi Batman. Salah satunya datang dari San Fransisco, Amerika Serikat. Adalah Miles Scott, seorang penderita penyakit leukimia, yang dikabulkan permintaannya oleh sebuah badan amal Make-A-Wish. Bukan untuk bertemu pemeran Batman, ternyata bocah lima tahun ini berangan-angan untuk menjadi sang ksatria malam. Maka dari itu, mendekati akhir dari masa penyembuhannya, SanFransisco Make-A-Wish mengabulkan keinginan tersebut, apalagi impiannya diikuti denga petisi yang disetujui banyak orang. Kota San Fransisco pun disulap menjadi Gotham City dalam satu hari pada 15 November 2013.

Dengan menghabiskan dana sebesar $105 ribu, Scott yang mendapat julukan Batkid, dengan didampingi 'Batman', menyelamatkan masyarakat San Fransisco dari ancaman penjahat legendaris, Penguin. Aksinya ini sendiri ternyata mendapat pujian dari pemeran Batman trilogi besutan Christopher Nolan, Christian Bale, dan juga Ben Affleck yang terpilih sebagai ksatria kelelawar untuk sekuel Man of Steel mendatang. Tidak hanya itu, Stephen Amell yang memerankan Arrow dalam serial berjudul sama produksi the CW bahkan memposting sebuah video di laman Facebook-nya sebagai reaksinya terhadap Batkid ini. Berakting sebagai Oliver Queen, ia tampil bersama Felicity Smoak dan John Diggle mengucapkan terima kasih kepada Scott karena memberikan hari bebas kriminalitas untuk mereka tangani. "So what do we do? Wanna grab a bite to eat?" tanyanya kepada para partnernya.
Hal ini membuktikan bahwa siapa saja bisa jadi Batman. Miles memberikan inspirasi untuk seluruh masyarakat untuk tetap berjuang walaupun dengan keterbatasan dan penyakit yang dideritanya.
