
Pasca wafatnya Paul Walker dalam sebuah kecelakaan tragis, awal minggu ini Universal memutuskan untuk menunda produksi film Fast & Furious 7 yang sedianya akan dilanjutkan setelah liburan Thanksgiving berakhir minggu ini. Namun kini, keputusan akhir telah diambil, dan pihak studio berlogo bola dunia tersebut telah memutuskan secara resmi untuk menghentikan proses produksi film Fast & Furious 7 dan akan memikirkan langkah selanjutnya yang akan diambil terkait film tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Universal menyampaikan,
Saat ini, Universal berfokus untuk memberikan dukungan kepada keluarga Paul, dan juga keluarga Fast & Furious seperti cast, crew, dan filmmaker. Saat ini hal yang paling bertanggungjawab adalah menghentikan proses produksi film tersebut untuk jangka waktu tertentu sehingga kami bisa mempertimbangkan segala kemungkinan dan pilihan yang ada untuk kemudian bergerak lagi. Kami berjanji untuk selalu memberikan informasi terbaru kepada semua fans Fast & Furious. Untuk saat ini, kami tahu bahwa mereka bersama kami, berduka untuk kepergian teman kami tercinta, Paul Walker.
Keputusan ini memang keputusan berat. Namun Universal mengambil langkah yang tepat dengan menghentikan proses produksi film ini yang sudah berjalan setengahnya. Beberapa opsi yang mungkin diambil pihak filmmaker nantinya mungkin bukanlah keputusan yang mudah untuk diambil. Sebut saja, memulai semuanya dari awal tanpa karakter Brian O'Conner dimana banyak orang menganggap hal ini seperti tidak menghormati Paul Walker. Opsi kedua, melanjutkan apa yang sudah ada, dan menulis ulang cerita sehingga footage Walker yang sudah ada tetap digunakan; sesuatu yang sulit, karena Walker dikabarkan masih memiliki banyak scene yang belum tergarap. Untungnya, Universal tidak akan mengambil pilihan menggunakan body double dan 'menempelkan' muka Walker secara digital. Sebuah pilihan yang buruk dan lebih tidak menghargai kontribusi Walker di franchise ini.
Memang, tidak akan ada pilihan yang mudah. Namun apapun keputusan yang Universal dan filmmaker ambil, kita harus yakin, bahwa itulah keputusan terbaik yang bisa mereka ambil. Dan berbicara mengenai keputusan terbaik, Universal memutuskan untuk menyumbangkan profit dari penjualan home video Fast & Furious 6 kepada badan amal yang didirikan oleh Paul Walker, Reach Out Worldwide.
