Claire Foy memang telah menjadi sorotan setelah sukses memerankan Ratu Elizabeth di serial The Crown. Berkat perannya tersebut, Claire berhasil meraih penghargaan Best Actress di Hollywood Foreign Press Association dan Outstanding Performance by a Female Acctor in a Leading Role di Screen Actors Guild. Selain itu, Claire juga dinominasikan sebagai Best Actress di British Academy of Film and Television Arts.
Tahun ini, nama Claire kembali disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk memerankan Lisbeth Salander, perempuan bergaya punk yang merupakan hacker andal kelas dunia. Sebelumnya, karakter ini sukses diperankan oleh Rooney Mara di The Girl with the Dragon Tattoo garapan David Fincher. Karakter Lisbeth membawa Rooney meraih nominasi piala Oscar sebagai Best Actress. Jelas bahwa memerankan karakter Lisbeth adalah kesempatan besar untuk Claire, namun keputusan final masih belum didapatkan.
Selain
Claire, salah satu kandidat kuat lainnya untuk peran ini adalah Felicity Jones.
Felicity juga pernah dinominasikan sebagai Best Actress pada Academy Awards
2015 melalui perannya di film The Theory
of Everything. Jelas sekali Sony Pictures ingin memilih pemain terbaik
untuk mempertahankan franchise ini.
Namun, Claire pun sebenarnya saat ini disebut-sebut akan bermain bersama
pemeran utama perempuan di film terbaru Damien Chazelle, First Man, bersama Ryan Gosling. Hal ini bisa jadi pilihan yang
sulit untuk Claire.

Sony Pictures cukup banyak melakukan perombakan pemain
dan kru untuk sekuel ini. Setelah memberhentikan kerja sama dengan David
Fincher karena masalah budget yang
membengkak, sekuel ini juga tak akan dibintangi oleh Daniel Craig—sebelumnya
memerankan karakter Mikael Blomkvist—karena masalah yang sama. Steven Knight,
penulis naskah sekuel ini, menyatakan bahwa Blomkvist tak akan banyak berperan
dalam film ini, namun Sony Pictures tetap ingin mendapatkan pemain sekelas
Daniel Craig.
Sekuel ini akan diangkat dari novel karya David
Lagercrantz yang berjudul The Girl in the
Spider’s Web. Kisahnya akan menyoroti investigasi yang dilakukan Salander
yang kembali bekerja sama dengan Mikael Blomkvist untuk mengungkap jaringan
laba-laba yang melibatkan mata-mata pemerintah dan jaringan kriminal berbahaya.