
Christopher Nolan sudah menegaskan, bahwa trilogi Batmannya tidak akan memiliki hubungan apapun dengan film Justice League yang akan tayang tahun 2015. Tapi apakah itu benar? Beberapa hari terakhir muncul pembicaraan yang mengatakan bahwa Joseph Gordon-Levitt akan menjadi Batman pada film Justice League. Dan Drew McWeeney dari situs HitFix memberitakan bahwa, menurut sumber tertentu, Joseph Gordon-Levitt MEMANG akan menjadi Batman pada film Justice League nanti. Entah, apakah keputusan ini memang sudah dibuat sebelum perilisan The Dark Knight Rises sehingga mempengaruhi ending film tersebut, atau sebaliknya, keputusan ini dibuat oleh Warner Bros. yang melihat celah tersebut dari ending film The Dark Knight Rises?
Satu hal yang pasti, bagi saya pribadi, jika keputusan ini memang benar, ini adalah 'noda' yang merusak saga Batman Christopher Nolan. Ending film tersebut yang terbuka memang memberikan kesempatan bagi adanya lanjutan kisah. Namun saya rasa, ending tersebut lebih bagus dibiarkan terbuka seperti itu.
Tampaknya DC dan Warner Bros. ingin mengambil 'langkah mudah' demi mulusnya jalan menuju Justice League. Ya, tidak salah memang, karena dibandingkan harus benar-benar mengulang kisah Batman dari awal, melanjutkan sesuatu yang telah ada akan lebih bisa dimengerti tanpa harus berbusa-busa menjelaskan latar belakang karakternya. Hal serupa juga mereka lakukan untuk Man of Steel, yang menurut Zack Snyder akan memiliki kaitan dengan Justice League. Tampaknya Will Beall, penulis naskah Justice League, akan banyak melakukan perubahan jika memang semua berita di atas terbukti kebenarannya. Karena semula Justice League justru berfungsi sebagai sarana perkenalan bagi superhero-superhero DC sebelum akhirnya mereka memiliki film solo-nya.
Bagaimana menurut kalian? Apakah menurut kalian menjadikan John Blake sebagai Batman di Justice League adalah keputusan yang tepat?