Film superhero terbaru Marvel Studio, Black Panther, kembali menorehkan
pencapaian luar biasa. Pada penayangan perdananya tanggal 16 Februari lalu,
film arahan sutradara Ryan Coogler ini berhasil meraup pendapatan sebesar
US$75.8 juta di bioskop Amerika Serikat.
Pencapaian tersebut berhasil mengalahkan film Marvel
lainnya yaitu Captain America: Civil War
yang mengumpulkan US$75.5 juta di awal penayangannya. Hasil yang diperoleh Black Panther ini juga dihitung dengan
pendapatan yang dihasilkannya pada penayangan preview hari Kamis lalu, yaitu
sebesar US$25.2 juta. Film ini diyakini akan memperoleh pendapatan kotor lebih
dari US$200 juta selama 4 hari libur President Day minggu ini.
Tidak hanya meraih pendapatan besar di bioskop domestik,
di bioskop internasional Black Panther
juga berhasil mengumpulkan sekitar US$81.5 juta pada Jumat lalu. Negara-negara
seperti Inggris, Korea, dan Australia menjadi penyumbang terbesar pendapatan
film ini. Di Inggris film ini meraup US$14.4 juta, di Korea berhasil
mengumpulkan US$14.3 juta, di Australia US$4 juta, Brazil US$3.8 juta, Taiwan
US$3.5 juta, Prancis US$3.4 juta, Indonesia US$3.3 juta, Malaysia US$2.9 juta,
Filipina US$2.6 juta, Thailand US$2.5 juta, serta Meksiko, Jerman, dan Hong
Kong yang mengumpulkan US$2.4 juta.
Black Panther mengisahkan T’Challa yang kembali ke rumahnya usai
sang ayah yang merupakan Raja Wakanda wafat. Ia kembali untuk mensukseskan
tahta sang ayah dan menjadi raja di sana. Tak disangka-sangka musuh lamanya
muncul kembali Sebagai seorang raja dan Black Panther, T’Challa dihadapkan pada
konflik besar yang melibatkan rakyatnya juga umat manusia di seluruh dunia.
Black Panther dibintangi oleh Chadwick Boseman, Danai Gurira,
Michael Jordan, Lupita Nyong’o, Martin Freeman, Daniel Kaluuya, Letitia Wright,
Winston Duke, Angela Bassett, Forest Whitetaker, dan Andy Serkis.