
Dalam sebuah acara yang berlangsung lebih dari 3 jam, musim penghargaan 2012 akhirnya ditutup dengan kemenangan Argo di ajang Academy Awards ke-85. Kemenangan Argo ini sudah diduga sebelumnya, walau di sisi lain menyimpan tanda tanya mengenai jejak mana yang akan diikuti Argo; jejak Apollo 13 atau Driving Miss Daisy. Argo, seperti halnya Apollo 13 dan Driving Miss Daisy adalah film yang dinominasikan di kategori Best Picture, namun sang sutradara tidak dinominasikan di kategori Directing. Namun akhirnya, Argo mengikuti jejak Driving Miss Daisy dan menjadi film ke-5 sepanjang sejarah Oscar yang memenangkan Best Picture tanpa nominasi bagi sang sutradara. Apollo 13 sendiri memiliki kisah hampir serupa seperti Argo. Menang di PGA Awards, DGA Awards, dan SAG Awards namun Ron Howard tidak dinominasikan di kategori Directing Oscar; dan akhirnya Apollo 13 dikalahkan oleh Braveheart di kategori Best Picture.
Banyak yang mempertanyakan keputusan cabang Sutradara di AMPAS yang tidak menominasikan Ben Affleck sebagai sutradara terbaik. Nama Affleck sendiri akhirnya beberapa kali masuk daftar pemenang penghargaan Sutradara Terbaik di beberapa ajang penghargaan, seperti Critics' Choice Movie Awards, Golden Globe Awards, dan DGA Awards. Dari total 7 nominasi, Argo memenangkan 2 Oscar lainnya selain Best Picture, yaitu untuk kategori Film Editing (William Goldenberg) dan Best Adapted Screenplay (Chris Terrio).
Di kategori Sutradara Terbaik, terjadi kejutan di mana Ang Lee (Life of Pi) membawa pulang Oscar. Sebelumnya banyak pihak memprediksi bahwa Steven Spielberg (Lincoln) akan membawa Oscar ketiganya di kategori ini setelah sebelumnya menang untuk Schindler's List dan Saving Private Ryan. Kemenangan Lee ini memang sebuah kejutan manis, namun tak urung banyak pihak menyatakan bahwa Spielberg lebih pantas mendapatkan Oscar. Bagi Lee sendiri, ini adalah kemenangannya yang kedua setqelah sebelumnya menang melalui Brokeback Mountain.
Di kategori akting, seperti sudah diduga, Daniel Day-Lewis akhirnya memegang rekor sebagai aktor yang memenangkan 3 Oscar untuk kategori Best Actor in a Leading Role setelah menang atas perannya sebagai presiden Amerika Serikat ke-16 di biopic Lincoln. Anne Hathaway yang menyapu banyak penghargaan atas perannya sebagai Fantine di film Les Miserables pun akhirnya membawa Oscar untuk kategori Best Actress in a Supporting Role. Hal yang sulit diprediksi ada di kategori Best Actress in a Leading Role dan Best Actor in a Supporting Role. Di kategori Best Actress in a Leading Role, sepanjang musim penghargaan, Jessica Chastain (Zero Dark Thirty) dan Jennifer Lawrence (Silver Linings Playbook) terus menerus bersaing meraih tropi Best Actress. Namun semakin mendekati Oscar, banyak pihak yang menduga bahwa AMPAS akan memberikan Oscar kepada Emmanuelle Riva (Amour), terlebih setelah kemenangannya di BAFTA, dan mungkin ini adalah kesempatan untuk menghargai karir Riva yang genap berusia 85 tahun pada 24 Februari kemarin. Namun AMPAS ternyata memilih Lawrence untuk membawa pulang Oscar. Di kategori Best Actor in a Supporting Role, Christoph Waltz memenangkan Oscar keduanya melalui perannya sebagai Dr. King Schultz di film Django Unchained arahan Quentin Tarantino. Kategori ini memang kategori yang sulit ditebak, di mana nama-nama veteran masuk dalam persaingan, dan semuanya mungkin akan memenangkan Oscar. Namun kemenangan Waltz tak urung menjadi sebuah kejutan, karena sebelumnya diduga Oscar akan diserahkan oleh AMPAS ke tangan Robert de Niro atau Tommy Lee Jones.
Rating acara penyerahan piala Oscar tahun ini memang naik hingga lebih dari 40 juta penonton di Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan masuknya Seth MacFarlane sebagai host yang mampu merangkul demografis penonton yang lebih luas. Namun hal ini tidak dapat menyelamatkan MacFarlane dari kritikan. MacFarlane disebut sebagai host yang buruk dengan leluconnya yang rasis dan sexis, sementara acara penyerahan Oscar ke-85 ini disebut-sebut sebagai proyek egosentris dari duo produser Craig Zadan dan Neil Meron. Dengan tema musikal, acara Oscar ke-85 terasa seperti acara penghargaan musik, dengan banyaknya penampilan aktor-aktris dan penyanyi yang bernyanyi di atas panggung. Namun anehnya, tidak ada tribut kepada film-film musikal klasik seperti Singing In the Rain, The Sound of Music, atau Mary Poppins. Bahkan untuk film musikal kontemporer pun, Zadan dan Meron hanya memasukkan Chicago (film di mana mereka menjadi produser eksekutif), Dreamgirls (di mana Jennifer Hudson yang berperan di film tersebut, kini berperan di serial Smash yang diproduseri keduanya), dan Les Miserables. Bahkan tribut untuk franchise Bond pun terasa datar dan jauh dari standar sebuah tribut yang layak. Namun dengan segala kelebihan dan banyak kekurangan di penyelenggaraan Oscar ke-85, bisa dikatakan semuanya adalah pemenang. Delapan dari 9 nominator Best Picture membawa pulang piala. Hanya Beasts of the Southern Wild yang pulang dengan tangan kosong, dan harus mengakhiri kisah Cinderella-nya di ajang Oscar, dan harus puas hanya menjadi nominator.
Berikut adalah para pemenang Academy Awards ke 85 yang diselenggarakan di Dolby Theatre™ at Hollywood & Highland Center®, Hollywood.
Best Picture
Argo (Grant Heslov, Ben Affleck and George Clooney; Producers)
Actor in a Leading Role
Daniel Day-Lewis (Lincoln)
Actor in a Supporting Role
Christoph Waltz (Django Unchained)
Actress in a Leading Role
Jennifer Lawrence (Silver Linings Playbook)
Actress in a Supporting Role
Anne Hathaway (Les Misérables)
Directing
Life of Pi (Ang Lee)
Animated Feature Film
Brave (Mark Andrews and Brenda Chapman)
Cinematography
Life of Pi (Claudio Miranda)
Costume Design
Anna Karenina (Jacqueline Durran)
Documentary Feature
Searching for Sugar Man (Malik Bendjelloul & Simon Chinn)
Documentary Short Subject
Inocente (Sean Fine and Andrea Nix Fine)
Film Editing
Argo (William Goldenberg)
Foreign Language Film
Amour (Austria)
Makeup and Hairstyling
Les Misérables (Lisa Westcott and Julie Dartnell)
Music (Original Score)
Life of Pi (Mychael Danna)
Music (Original Song)
Skyfall (Skyfall; Music and Lyric by Adele Adkins and Paul Epworth)
Production Design
Lincoln (Production Design: Rick Carter; Set Decoration: Jim Erickson)
Short Film (Animated)
Paperman (John Kahrs)
Short Film (Live Action)
Curfew (Shawn Christensen)
Sound Editing
Skyfall (Per Hallberg and Karen Baker Landers)
Zero Dark Thirty (Paul N.J. Ottosson)
Sound Mixing
Les Misérables (Andy Nelson, Mark Paterson and Simon Hayes)
Visual Effects
Life of Pi (Bill Westenhofer, Guillaume Rocheron, Erik-Jan De Boer and Donald R. Elliott)
Writing (Adapted Screenplay)
Argo (Screenplay by Chris Terrio)
Writing (Original Screenplay)
Django Unchained (Written by Quentin Tarantino)