
Man of Steel adalah topik yang akan dibicarakan dalam minggu-minggu ke depan. Film ini telah berhasil meraih USD 196 juta dari pemutarannya di seluruh dunia akhir pekan lalu. Dan, sementara opini kritikus terbagi dua, namun tampaknya penikmat film banyak yang menyukai reboot dari manusia baja ini. Sebuah sequel sudah dijadwalkan akan ditayangkan pada tahun 2015 bahkan sebelum Man of Steel dirilis, dengan Zack Snyder kembali mengisi kursi sutradara dan David S. Goyer menulis cerita dan naskahnya. Sequel ini diharapkan akan menjadi pembuka rangkaian film superhero dari DC Comics yang lain, termasuk yang paling utama, Justice League.
Namun, sebuah artikel dari The Wall Street Journal melaporkan bahwa Warner Bros. kemungkinan akan mempercepat jadwal tayang Man of Steel 2 menjadi tahun 2014 dengan menayangkan Justice League pada tahun 2015. Dan ini gila! Jika memang Man of Steel 2 tayang pada tahun 2014, persiapan macam apa yang dilakukan para filmmakernya untuk mencapai standar tontonan yang baik? Bahkan untuk perilisan musim dingin pun, jadwal ini tampaknya tidak masuk akal. Ingat, ini adalah film blockbuster, bukan film drama indie yang proses produksi dan pasca produksinya tidak memakan waktu terlalu lama. Belum lagi proses pra-produksi yang seringkali memakan waktu lebih lama, kadang bisa mencapai 1 tahun. Man of Steel sendiri sudah dipersiapkan sejak tahun 2010 lalu, dan baru tayang pada tahun ini. Jadi dapat dibayangkan betapa panjang proses adaptasi film ini bukan? Dan ingat, selain mempersiapkan Man of Steel 2, persiapan juga harus berjalan untuk Justice League yang (katanya) akan ditayangkan di tahun 2015. Benar-benar rangka waktu yang tidak masuk akal.
Teori yang bisa diduga (dan ini kecil kemungkinannya) adalah, sesunguhnya sejak semula Man of Steel sudah menjadwalkan syuting back to back dengan film keduanya, dan Warner Bros. tidak mengungkapkan hal ini. Namun, sekali lagi, ini teori yang kecil kemungkinannya dan sangat liar. Kitapun perlu memperhatikan fakta bahwa saat ini belum ada naskah untuk film kedua, seperti yang dinyatakan Goyer. Lalu bagaimana dengan jadwal para cast dan filmmakernya? Tentunya jadwal mereka untuk beberapa bulan ke depan sudah terisi bukan? Dan terakhir adalah, fakta bahwa film arahan Christopher Nolan, Interstellar, sudah mengisi jadwal akhir tahun Warner Bros. Nolan adalah produser Man of Steel 2 (walau perannya lebih kecil dibandingkan Man of Steel). Dan Interstellar adalah film blockbuster patungan Warner Bros. dan Paramount. Warner Bros. tidak akan mengambil resiko untuk merilis dua film blockbuster yang pada akhirnya bisa mengkanibalisasi satu sama lain. Plus, dapat dibayangkan, sebesar apa biaya yang harus dikeluarkan Warner Bros. demi memasarkan dua film besar ini dalam waktu yang berdekatan.
Entah, darimana The Wall Street Journal mendapatkan beritanya. Walau mereka menyatakan "dari orang dalam Warner Bros.", selama belum ada pernyataan resmi dari studio tersebut, kita harus menganggap bahwa berita ini hanya rumor paling liar yang pernah dikemukakan. Dan, kitapun tak ingin Man of Steel 2 menjadi film yang terburu-buru untuk dibuat bukan, jika mengancam kualitasnya?