American Hustle: Penipuan Penuh Kelucuan

by abn

American Hustle: Penipuan Penuh Kelucuan
EDITOR'S RATING    

Christian Bale berperut buncit, Bradley Cooper hobi mengeriting rambutnya, Amy Adams dengan aksen Inggris, dan Jennifer Lawrence seorang istri nyentrik. Semua ada di film terbaru arahan David O. Russell.

Sutradara : David O. Russell
Penulis Naskah : Eric Warren Singer, David O. Russell
Pemeran : Christian Bale, Amy Adams, Bradley Cooper, Jennifer Lawrence, Jeremy Renner

Saat pertama kali terdengar kabar bahwa David O. Russell akan membuat sebuah film mengenai Abscam, bukan film seperti inilah yang dapat saya bayangkan. Yang terbayang adalah sebuah kisah serius a la Donny Brasco dengan nuansa drama prosedural FBI yang kental. Namun ternyata Russell membuat sesuatu yang berbeda dan menghadirkan sesuatu dari perspektif baru dan terasa segar.

American Hustle merupakan fiksionalisasi kisah nyata operasi Abscam yang dilakukan oleh FBI di akhir dekade 70 dan awal dekade 80. Irving Rosenfeld (Christian Bale) dan Sydney Prosser (Amy Adams) merupakan dua penipu ulung yang menjalankan sebuah usaha fiktif a la skema Ponzi yang dilakukan Bernie Madoff; dimana orang menginvestasikan sejumlah dana dengan janji akan mendapatkan hasil yang berlipat ganda. Operasi penipuan ini tercium oleh FBI. Seorang agen FBI ambisius bernama Richie DiMaso (Bradley Cooper) membongkar praktik ini dan menangkap tangan keduanya. Namun DiMaso ternyata memiliki rencana lebih jauh dengan kedua penipu ini, dimana ia akan menggunakan Rosenfeld dan Prosser untuk menangkap para penipu dan pemalsu di kota New York dan New Jersey.

Seiring operasi berjalan, operasi yang semula operasi kecil, berubah tujuan dan cakupannya menjadi operasi penangkapan koruptor akibat ambisi DiMaso yang tidak terkontrol. Tidak hanya di lingkungan New York dan New Jersey tapi juga di lingkungan senat. Operasi ini akhirnya dinamakan Abscam yang merupakan singkatan dari Arab Scam, dimana mereka menggunakan seorang karakter Sheikh fiktif dari Abu Dhabi (Michael Pena) sebagai seorang investor yang ingin menanamkan modalnya di pusat judi Atlantic City, New Jersey. Operasi ini pun merusak hubungan Rosenfeld dan Prosser. Belum lagi kehadiran istri Rosenfeld, Rosalyn yang bagaikan petasan siap ledak, yang seringkali mengancam kerahasiaan operasi ini.

Seperti telah saya sebut di atas, kisah ini bisa menjadi kisah yang serius a la Donny Brasco. Namun Russell mengubah naskah asli Eric Warren Singer yang semula akan menceritakan kejadian nyata Abscam dan berjudul asli American Bullshit menjadi fiksinalisasi kisah nyatanya dan merubahnya menjadi sebuah kisah komedi yang mengundang tawa. Secara plot, memang tidak ada yang luar biasa dari American Hustle. Namun American Hustle dipenuhi oleh dialog yang menggigit dan mengalir secara dinamis. Namun kekuatan utama film ini bukanlah itu, melainkan akting para aktor dan aktrisnya baik secara individual maupun perpaduannya secara keseluruhan. Adalah mereka yang membawa dialog-dialog menggigit tersebut dan membuat film ini menjadi tontonan yang sangat menarik. Namun, diantara semua aktor-aktris tersebut, Jennifer Lawrencelah yang paling mencuri perhatian. Screen pressence-nya benar-benar terasa, dan ia tampaknya tidak menyia-nyiakan setiap detik screentime-nya untuk memberikan yang terbaik. Karakter Rosalyn di tangannya benar-benar hidup. Menyebalkan, membuat gemas, dan di sisi lain mampu menarik simpati. Ia adalah petasan yang siap meledak tanpa kita tahu kapan waktunya.

Selain Lawrence, Amy Adams juga bermain sangat bagus di sini. Adams bertranformasi secara luwes dari Sydney Prosser yang asal New Mexico, menjadi tokoh Lady Edith Greensly asal London dengan aksen yang terdengar meyakinkan. Adams pun harus mengemban tugas menjabarkan cakupan emosi yang cukup luas di sini. Dari seorang penipu yang jatuh cinta, sosok yang dikhianati, sosok yang membalas dendam, sosok yang cemburu, hingga pada akhirnya sosok yang mencintai Rosenfeld. Pada akhirnya Adams memang pantas mendapatkan nominasi Oscar-nya yang ke-5, yang pertama di kategori Best Actress in a Leading Role.

Sayangnya, kedigdayaan akting dua pemeran wanita ini pada akhirnya seolah menutupi akting para pemeran prianya. Bukan berarti Bale dan Cooper bermain tidak bagus di sini. Bale, sekali lagi melakukan transformasi fisik menjadi seorang pria gendut berusia paruh baya dengan masalah jantung dan menampilkan salah satu akting terbaiknya. Sementara Cooper, mampu menghadirkan karakter agen FBI temperamental yang memiliki hobi memakai roll pengeriting rambut dengan baik. Namun akting keduanya seolah pendukung bagi penampilan dua aktris yang bermain dengan sangat baik; bahkan dengan screentime Jennifer Lawrence yang lebih sedikit diantara keempatnya.

Terlepas dari bakat kesemua aktor dan aktris di film ini, tidak dapat dipungkiri bahwa tangan dingin David O. Russell-lah yang turut membantu mengeluarkan yang terbaik dari para pelakon tersebut. Buktinya, selama dua tahun berturut-turut, film yang diarahkan oleh Russell berhasil meraih nominasi Oscar di 4 kategori akting. Ini belum ditambah oleh 3 nominasi akting di tahun 2011 melalui film The Fighter, dimana Christian Bale dan Melissa Leo membawa pulang Oscar pertama mereka. Pengarahan Russell pula yang membuat American Hustle mengalir secara dinamis, walau harus saya katakan, bahwa durasi film ini agak terlalu panjang. Namun hal itu dapat dimaklumi; terlebih dengan ending cerdas yang ia sajikan.

American Hustle berhasil meraih 10 nominasi Oscar tahun ini. Selain di 4 kategori akting untuk Bale, Adams, Cooper, dan Lawrence; film ini juga dinominasikan untuk Best Director, Best Original Screenplay, dan Best Picture. Kans American Hustle untuk membawa pulang tropi Best Picture pun semakin terbuka, setelah tadi pagi film ini meraih tropi Outstanding Performance by a Cast in a Motion Picture di ajang Screen Actors Guild Awards. Namun jika saya boleh berpendapat, American Hustle adalah film yang bagus tapi tidak luar biasa. Saya rasa masih ada film lainnya yang bisa membawa pulang tropi Best Picture. Namun dengan dengan kemenangan tadi pagi di SAG Awards dimana pemenangnya dipilih oleh aktor, dan cabang aktor di AMPAS yang sangat besar (terbesar di antara cabang lainnya), tampaknya American Hustle akan melenggang dengan mudah di pentas Oscar nanti. (Foto-foto: Laman facebook American Hustle)

Artikel Terkait