Wrong Turn 5 : Bloodlines

by Mr.P

Wrong Turn 5 : Bloodlines
EDITOR'S RATING    

so very wrong turn movie...

 

Director : Declan O'brien
Cast       : Doug Bradley, Camilla Arfwedson, and Simon Ginty

Ya olo ni film masih ada aja... Setelah Wrong Turn pertama yang cukup menghibur, beberapa lanjutannya pun dirilis, untuk mencoba mengikuti kesuksesan film pertamanya. Dan, akhirnya film ini pun mencapai bagian kelima yang kali ini diberi judul Wrong Turn: Bloodlines.

Banyaknya jumlah seri yang dirilis ternyata tidak menjamin kalau film ini mengalami peningkatan kualitas. Terbukti makin ke sini, kualitas dari franchise Wrong Turn ini semakin amburadul. Tema yang diangkat masih sama di setiap film, yaitu tentang sekelompok orang yang salah belok lalu menjadi korban dari kaum hillbilly yang kanibal dan kejam.

Seri kelima ini sendiri mengambil tempat ketika diadakannya suatu perayaan yang disebut Mountain Man Festival di sebuah kota kecil di daerah West Virginia. Pada festival tersebut, semua orang berdandan seperti kaum hillbilly untuk memperingati hilangnya penduduk kota karena dibantai oleh sekelompok hillbilly di masa lalu. 

Film dibuka dengan pengenalan tentang festival dan adegan ho'oh oleh sepasang remaja di dalam tenda. Seperti biasa,  dalam setiap film-film kelas B bertema pembantaian, pasti ada saja remaja-remaja sok tau yang suka bikin onar tapi merasa sok paling jago. Mereka berjumlah lima orang berencana untuk mengikuti festival tersebut dan bersenang-senang. Tapi sayang, semua tak sesuai rencana ketika kaum hillbillies ini menyerang kota. Kira-kira demikian garis besar cerita yang ditawarkan.

Tak ada satupun hal spesial yang bisa ditemukan di film ini. Akting para pemainnya kaku, efek standar, cerita pas-pasan, dan ketegangan sebagai film slasher tidak ada. Benar-benar wasting time. Walau begitu, tetap menjadi keasikan tersendiri bagi para penggemar film-film slasher menyaksikan usus terburai, kepala putus, mutilasi hidup-hidup, dan lain-lain. 

Harus diakui kalau film kelima ini benar-benar kurang dari segi apapun. Tapi, untuk mengisi waktu bolehlah dipertimbangkan. 

 

Artikel Terkait