Premisnya mungkin akan mengingatkan Jelata pada 50/50, dua orang sahabat yang saling menguatkan saat salah satunya tertimpa musibah. Apa jadinya saat Drew Barrymore dan Tony Collete saling beradu akting?

Beberapa film drama berakhir dengan menguras banyak air mata. Tapi, tidak untuk film ini. Lama tidak melihat aksi Si cantik Drew Barrymore, ia kini kembal tampil dalam sebuah film drama komedi yang mengisahkan kehidupan dua sahabat, Jess dan Milly.
Milly (Toni Collette) dan Jess (Drew Barrymore) adalah 2 sahabat yang berteman sejak kecil. Mereka berbagi berbagai hal dan Milly selalu menjadi yang pertama merasakan segala hal. Ia yang pertama menikah, ia yang pertama mempunyai anak, dan Jess selalu berada di sana saat Milly merasakan semua pengalaman pertamanya. Mereka sahabat yang bahagia sampai Jess akhirnya menikah dengan seorang tukang bangunan, sementara Milly hidup bahagia bersama suaminya yang sukses dan dua orang anaknya. Milly ibu yang baik, memiliki karier yang sukses, dan suami yang sangat mencintainya. Kehidupannya sangat sempurna, sementara Jess memiliki hidup yang cukup sulit bersama suaminya dan mereka masih terus berusaha untuk memiliki anak. Di tengah kebahagiaannya, Milly menerima kabar bahwa dirinya menderita kanker payudara yang serius dan harus menjalani kemoterapi, bahkan operasi. Pada saat yang sama, Jess justru mendapat kabar paling bahagia dalam hidupnya. Ia akhirnya mengandung seorang bayi. Sebagai sahabat yang baik, ia selalu berusaha untuk tidak memikirkan dirinya sendiri sehingga kabar bahagia itu ia rahasiakan dari sahabatnya.
Mengangkat persahabatan dua perempuan sejak kecil hingga dewasa dengan berbagai permasalahan yang melingkupi keduanya, ini adalah drama yang sangat romantis. Bukan tentang betapa kehidupan mereka yang penuh cinta, tapi tentang bagaimana mereka memahami kehidupan masing-masing. Namun, ini bukan film yang akan menguras air mata Jelata. Dalam 1 jam 52 menit, Jelata dibawa untuk melihat bagaimana seorang penderita kanker payudara yan berjuang melawan penyakitnya bersama sahabat dan orang-orang yang dicintainya. Milly adalah perempuan yang kuat yang menghadapi segalanya dengan tawa. Meski ia adalah karakter yang cukup “nakal”, ia menjalani kemoterapinya dengan santai, sampai harus mengalami kenyataan pahit yang sama dua kali.

Ini adalah film tentang penghargaan terhadap kehidupan. Biar bagaimana pun, semua orang akan meninggal pada akhirnya. Namun, bagaimana seseorang mengisi kehidupannya dengan berbagai hal yang indah dan menyenangkan, bukan dengan menggerutu dan menyesali betapa hidup tidak adil untuknya, itulah yang diberikan dalam film ini. Melalui Milly, film ini mencoba berbicara bahwa hidup terlalu berharga untuk dibiarkan berlalu begitu saja. Meski singkat, Jess juga berusaha untuk selalu membuat Milly bahagia dan tidak serta merta selalu memikirkan dirinya sendiri.
Cukup banyak komedi yang disajikan dengan alami, tanpa kesan dipaksakan. Alur cerita yang kuat dan mengalir serta keluwesan Toni dan Drew dalam memainkan emosi karakter mereka membuat film ini menjadi satu kemasan cerita yang menghanyutkan. Miss You Already adalah kisah perjalanan hidup dan persahabatan yang melodramatis. Bahwa kadang hidup tidak berjalan sebagaimana mestinya, namun selama masih ada orang-orang terkasih di dalamnya, maka semua bisa dilalui, meski penuh drama.
