Alien tetaplah berbahaya walaupun berwujud manusia
Asal
mula Superman sudah seperti legenda di dunia. Semua orang tahu kisahnya. Sebuah
planet meledak dan keturunan terakhir mereka mendarat di Bumi dan diasuh oleh
pasangan yang sudah lama mendambakan seorang anak. Namu, Brightburn memberikan cerita yang berbeda bagaimana anak itu di
Bumi. Lupakan alien baik hati dengan kostum biru dan sayap merahnya, kali ini
kita akan melihat bagaimana tokoh utama Brandon Bryer dengan kisah yang sama
tapi hasil yang lebih… jahat.
Brandon
hanyalah anak biasa yang dididik dengan baik oleh kedua orangtua angkatnya,
Tori dan Kyle Breyer. Namun, ternyata masa lalunya memiliki tujuan yang berbeda
untuk masa depannya. Brandon yang ditemukan di dalam kapsul pesawat angkasa
oleh keluarga Breyer tiba-tiba berubah setelah pesawatnya tiba-tiba hidup dan
memberikan perintah tertentu. Di sinilah semua kejahatan itu dimulai. Brandon
yang tadinya normal mulai merasa ada yang aneh pada dirinya saat kekuatannya
keluar dan perilakunya semakin menjadi saat tahu tidak ada yang bisa melawannya
dan dia bisa melakukan apa pun.

Cerita
yang diangkat oleh dua penulis, Brian Gunn dan Mark Gunn, sebenarnya sangat
menarik. Kekurangannya adalah semuanya terjadi seolah kebetulan, padahal akan
sangat menarik jika kepribadian Brandon dieksplor lebih dalam. Lingkungan
Brandon juga sangat baik dan dia termasuk siswa berprestasi di sekolah. Proses
perubahannya menjadi anak supervillain
kurang relatable dan agak sedikit
berbau pemaksaan. Tidak ada lapisan emosi dan proses internal diri yang harus
dilawan. Semua terjadi begitu saja. Beda jika dari awal Brandon diceritakan
tinggal di lingkungan yang kurang baik.
Jackson
A. Dunn bermain bagus sebagai anak yang tidak punya empati sama sekali. Wajah lugunya
benar-benar membuat kesal dan minta di-bully
tapi melihatnya tidak merasakan apapun setelah kejahatannya benar-benar pas.
Elizabeth Banks dan David Denman juga bermain bagus sebagai orangtua yang
begitu mengharapkan anak, lalu berubah menjadi takut setengah mati dengan
anaknya. Namun melihat Banks menjadi ibu yang terus menyangkal dan menganggap
anaknya tidak bersalah walau semua bukti terpampang jelas mengingatkan kita
akan banyak orangtua yang melakukan apa pun demi anaknya walau tahu anaknya
kurang ajar.

Bagusnya
setelah Brandon menjadi supervillain
cerita bereskalasi dengan cepat. Sutradara David Yarovesky tidak bermain aman,
dia memasukkan adegan gore yang cukup
mengganggu. Elemen horor yang dimasukkan membuat tensi menjadi tinggi.
Bayangkan seorang anak dengan mental tidak stabil memiliki kekuatan Superman.
Penggambaran kekacauannya cukup luar biasa dan untungnya film ini tidak
berusaha menyenangkan penonton dengan memberi akhir yang disukai semua pihak.
Dengan
ending yang terbuka, Brightburn berpeluang menciptakan universe
baru di WB. Banyak hal yang bisa digali lebih dalam. Di ujung film juga
diberikan petunjuk jika Brandon bukan satu-satunya keanehan di dunia. Seperti
sekumpulan Justice League, tapi dengan orang-orang sakit jiwa. Jika anda bosan
dengan superhero yang selalu menang, Brightburn
akan memberikan sensasi baru.