Masih dari John Ridley. Kali ini kembali ke isu yang menyatakan bahwa Ridley dan Steve McQueen sedang berseteru akibat kredit naskah 12 Years a Slave. Dalam wawancara eksklusifnya dengan kolom terkenal The New York Post, Page Six, Ridley mengatakan bahwa perseteruan dengan McQueen hanya sebatas rumor saja dan tidak benar adanya. Dalam wawancara yang dilakukan di pesta pasca Oscar yang diselenggarakan oleh Vanity Fair, Ridley berujar,
"Dengar, tanpa Steve McQueen, aku tidak akan mendapatkan Oscar malam in. Aku berhutang banyak pada kejeniusannya, dan akan selalu berterima kasih untuk setiap kesempatan bekerjasama dengannya"
Ketika ditanya mengenai kealpaannya mengucapkan nama McQueen di panggung Oscar, Ridley berkata itu adalah suatu ketidaksengajaan. Dalam rentang waktu yang pendek, ia berusaha mengucapkan banyak nama dalam kondisi yang emosional sehingga beberapa nama ia lewatkan, salah satunya McQueen. Lebih lanjut Ridley menyatakan, bahwa istri McQueen lah yang pertama kali menemukan buku 12 Years a Slave, dan Ridley merasa terhormat diajak untuk bekerjasama mengubah buku tersebut menjadi naskah. Tidak ada hal lain yang ia inginkan selain kejujuran dalam menulis kisah tersebut.
Lalu bagaimana dengan isu mengenai McQueen berlaku kasar kepada istri Ridley? Seorang yang dekat dengan McQueen menyatakan itu semua salah paham. Kejadian tersebut terjadi pada sebuah acara makan malam untuk tim 12 Years a Slave, McQueen tiba di tempat acara dan menyaksikan ruangan dalam keadaan masih kosong. Ia berteriak "Where the f**k is everyone? No one is here!". Saat itu, istri Ridley berada di dalam ruangan dan ia menyangka bahwa teriakan McQueen ditujukan untuknya. Namun masalah tersebut telah diselesaikan saat McQueen datang menemui istri Ridley dan meminta maaf.
Yah, jika memang begini kebenarannya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Memang, kisah ini baru datang dari mulut Ridley saja. Karena saat McQueen akan dimintai komentar, ia terlalu sibuk menari pogo...