Semua orang punya motif, tidak ada manusia yang lugu
Bad Times At The El Royale menyuguhkan film dengan alur maju-mundur, menyesuaikan dengan alur penceritaan masing-masing tokoh. Gaya ini hampir mirip dengan gaya-gaya yang biasa dipakai Quentin Tarantino. Ada tujuh karakter yang punya tujuan masing-masing dan semuanya berakhir di Hotel El Royale. Nantinya, akan banyak kejutan serta kejadian tak terduga mengiringi nasib setiap karakter.
Drew Goddard sebagai sutradara menyajikan film yang asyik untuk diikuti. Kita dibawa untuk mengenali dulu masing-masing karakter sebelum nantinya dikuak siapa mereka sebenarnya dan apa motif mereka. Pengenalan karakter ini dilakukan dengan perlahan sehingga penonton merasa dekat. Untuk menghidupkan karakter ini maka dipilihlah pemain-pemain yang bisa memerankan karakter dengan kuat.
Dakota Johnson, Jeff Bridges, Chris Hemsworth, Chyntia Erivo, Jon Hamm, Cailee Spaeny, dan Lewis Pullman adalah para aktor yang dipilih untuk berada di Hotel El Royale. Masing-masing memainkan karakter yang ikonik dan mungkin berbeda-dengan peran-peran mereka kebanyakan. Dakota Johnson yang seksi dan menggemaskan di 50 Shades of Grey di sini menjadi Emily yang dingin dan tidak percaya siapa pun. Chris Hemsworth menjadi karakter penjahat yang sangat berbeda dengan Thor. Masing-masing dari mereka memiliki twist yang akan mempengaruhi karakter yang lain.

Alur maju-mundur ini bagi sebagian orang mungkin adalah sesuatu yang menyegarkan, tapi bagi sebagian yang lain malah membuat filmnya tidak fokus. Pemotongan adegan untuk berpindah dari satu karakter ke karakter lain kadang tidak pas dan tanggung. Apakah mungkin disengaja biar penasaran, tidak ada yang tahu, tapi ini jadi menganggu. Karakter yang banyak dan unik membuat beberapa karakter lebih menonjol dari yang lain. Ini membuat alur cerita karakter lain menjadi kurang diperhatikan karena penonton lebih memilih antusias dengan karakter tertentu.
Pembagian cerita perkarakter ini juga membuat screen time bagi setiap karakter berbeda-beda. Ada karakter menarik yang ternyata screen time-nya sedikit, sedangkan karakter yang membosankan dapat cerita latar yang lebih banyak. Namun, ada satu karakter yang memberi kejutan luar biasa dan tidak tertebak hingga akhir film. Sayang, ia adalah salah satu dari karakter yang screen time-nya tidak terlalu banyak.
Bad Times At The El Royale adalah film yang segar di tengah lesunya film-film menarik yang masuk Indonesia. Bagi Anda yang ingin gaya penceritaan yang asyik dan karakter yang kuat film ini bisa menjadi pilihan.
