Perjalanan gadis-gadis Owens dalam mematahkan kutukan
Menyatukan dua nama besar dalam satu film, khususnya sekuel yang dibuat lebih dari 10 tahun lalu, tentu tidaklah mudah. Berbagai hal bisa terjadi: bujet tinggi, cerita yang tidak sesuai, perbedaan visi keduanya, hingga jadwal yang tidak pas. Namun, hal ini ternyata tidak terjadi pada Practical Magic: The Book of Magid. Nicole Kidman dan Sandra Bullock kembali tampil sebagai Owen Sisters sekaligus menjadi produser film ini. Selain mereka berdua, ada pula tambahan nama-nama baru, seperti Joey King, Lee Pace, Maisie Williams, dan Xolo Maridueña. Kisah yang diadaptasi juga merupakan sekuel dari buku pertamanya, The Book of Magic, karya Alice Hoffman.
Setelah kematian suami dan ayah dari dua putrinya, Kylie dan Antonia, Sally bersumpah untuk tidak lagi memakai kekuatannya dan menyembunyikan fakta bahwa anak-anaknya memiliki darah penyihir agar mereka bisa hidup tenang. Di sisi lain, Gillian tidak setuju akan hal itu dan diam-diam masih tetap mempraktikan ilmu sihirnya. Sementara itu, Bibi Jet menemukan sebuah buku, Kitab Gagak, yang di dalamnya tercantum cara menghapus kutukan keluarga Owens. Sayang, sebelum usahanya berhasil, Bibi Jet keburu meninggal. Sementara itu, kekasih Kylie, Gideon, mengalami kecelakaan dan koma, membuat Kylie sadar, gosip bahwa keluarga mereka terkutuk memang benar. Ia pun memutuskan untuk pergi ke London dengan membawa Kitab Gagak dan bertekad untuk memutus kutukan tersebut untuk selamanya.
Secara cerita, fokus kini terbagi dua, yaitu dinamika hubungan antara Sally-Gillian dan usaha Kylie menemukan cara menghapus kutukan Owens agar Gideon selamat. Meski sekuel ini berjarak 28 tahun dari film pertamanya, namun chemistry Kidman dan Bullock sebagai kakak-adik Owens, yang sering adu mulut karena sifat mereka yang berbeda, tidak hilang. Kidman masih pas memerankan Gilly yang happy-go-lucky, sementara Bullock menjadi Sally yang lebih down-to-earth dan ingin hidup normal.

Selain keduanya, ada kakak-adik Kylie dan Antonia, putri Sally. Jika di film pertama, Kylie diperankan Evan Rachel Woods dan Antonia diperankan Alexandra Artrip, di sini Kylie diperankan Joey King dan Antonia diperankan Maisie Williams. Kali ini, Kylie mendapat screentime yang cukup banyak karena setengah dari plot cerita mengetengahkan usahanya mematahkan kutukan. Agak disayangkan bahwa cerita yang menitikberatkan pada hubungan sisterhood tidak diaplikasikan pada kedua putri Sally sehingga memakai Maisie Williams sebagai Antonia terasa agak disia-siakan di sini. Menariknya, meski usia Williams lebih tua dua tahun daripada King, namun justru King-lah yang diplot menjadi anak sulung Bullock, sementara Williams menjadi adiknya.
Dari segi konflik sendiri, bisa dibilang tidak serumit yang pertama. Tokoh antagonisnya saat muncul juga sudah bisa ditebak, tidak ada twist yang mengejutkan di akhir. Penyelesaiannya pun cenderung mudah dan sudah bisa diduga. Jelas, jangan harapkan adanya pertarungan sihir besar, ala Harry Potter vs Voldemort, karena fokus film ini adalah tentang sisterhood dan keluarga.
Menghidupkan lagi Owens bersaudara dengan segala "keajaiban" mereka lewat Practical Magic: The Book of Magic ini sepertinya memang hanya diperuntukkan bagi penonton film pertamanya yang ingin bernostalgia. Apakah menarik bagi Gen Z atau Gen Alpha meskipun memajang nama Joey King atau Maisie Williams? Sayangnya, kemungkinan besar tidak. Meski begitu, film ini jelas masih punya daya tariknya sendiri karena kapan lagi menyaksikan Kidman dan Bullock kembali adu akting di layar lebar?
