Spider-Man: Brand New Day - Kali Ini, Manusia Laba-Laba Dipaksa Dewasa Karena Cinta

by Redaksi

Spider-Man: Brand New Day - Kali Ini, Manusia Laba-Laba Dipaksa Dewasa Karena Cinta
EDITOR'S RATING    

Dunia tetap berjalan di saat kita harus merelakan

Saat Spider-Man: No Way Home rilis, orang-orang mengira bahwa itulah akhir dari kisah laba-laba versi Tom Holland. Dengan cerita yang berakhir getir (seluruh dunia melupakan bahwa Peter Parker adalah Spider-Man) dan ambisius (karena menyatukan tiga Spider-Man dari tiga semesta berbeda), apa lagi yang akan ditawarkan kalau film ini ada sekuelnya? Namun, lima tahun kemudian, pertanyaan itu terjawab dengan kehadiran Spider-Man: Brand New Day. Tiga pemeran utamanya kembali lagi, yaitu Tom Holland (Peter Parker), Zendaya (MJ), dan Jacob Batalon (Ned Leeds). Selain itu, masih ada tambahan aktor dan aktris lain, seperti Jon Bernthal sebagai Frank Castle/Punisher, Michael Mando sebagai Mac Gargan/Scorpion, Mark Ruffalo sebagai Bruce Banner/Hulk, hingga Sadie Sink sebagai karakter rahasia (tapi spekulasinya sudah ramai bertebaran di internet). Dengan jarak yang cukup lama, wajar jika penonton sangat menantikan film ini hingga Spider-man: Brand New Day digadang-gadang akan tercatat sebagai salah satu film dengan pendapatan di minggu pembukaan terbesar secara global, yaitu di atas $400 juta.  

Setelah peristiwa besar yang terjadi di No Way Home, Peter Parker alias Spider-Man kini hidup sendirian. Kesibukannya sehari-hari hanyalah membasmi kejahatan di New York, remeh atau pun besar. Sesekali, ia masih memantau media sosial Ned untuk melihat bagaimana kehidupan kampus mantan sahabatnya bersama dengan MJ, wanita yang Peter cintai. Suatu hari, saat sedang mengejar sebuah tank yang merangsek ke tengah kota, Spider-Man sadar bahwa yang ia hadapi bukan penjahat biasa karena bisa berpindah-pindah pikiran dari satu orang ke orang lain. Penasaran dengan siapa sosok ini, Spider-Man pun melakukan pengejaran hanya untuk mendapati bahwa MJ dalam bahaya. Kini, berpacu dengan waktu, Spider-Man harus menghentikan siapa pun orang ini dan apa yang dicari sebelum semuanya terlambat.

Sudah bisa ditebak, judulnya mengisyaratkan sebuah awal yang baru dan memang benar. Penonton diajak melihat kehidupan Peter yang jauh berbeda setelah apa yang terjadi di No Way Home. Tidak ada yang mengingat dia, bahkan teman dan kekasihnya, membuat Peter menjadi pribadi yang kesepian. Ada rasa sedih saat melihat keadaan ini. Siapa pun pasti pernah merasa kesepian di satu titik, dilupakan oleh teman-teman yang dulu dekat dengannya. Tidak ada yang bisa dilakukan selain menjalani hidup, alih-alih terus meratapi kejadian yang sudah lewat. Dengan situasi ini, Chris McKenna dan Erik Sommers berhasil menghadirkan sosok Peter Parker/Spider-Man yang terlihat jauh lebih dewasa dari tiga film sebelumnya. Spider-Man yang kini terasa bijak dalam menjalani hidup dan tidak mengedepankan emosi semata. 


Spider-Man: Brand New Day berhasil menghadirkan drama yang tidak berusaha menguras air mata, tapi memberi rasa getir bagi penontonnya, terutama saat Peter melihat MJ yang hanya menganggapnya sebagai "tetangga yang ramah". Begitu dekat, tapi juga tidak tergapai. Konflik perasaan Peter ini pun berjalan seimbang dengan adegan aksi sehingga 2 jam 25 menit akan terlewat begitu saja karena tidak ada momen yang membosankan.  

Bicara soal aksi, Brand New Day juga sukses membuat penonton terkagum-kagum. Selain adegan kejar-kejaran tank di jalan raya bersama dengan Punisher, perkelahian dengan Scorpion di malam hari, dan perkelahian dengan Hulk di atas gedung bertingkat, satu lagi sekuens fighting yang tidak boleh dilewatkan: pertarungan Spider-Man melawan The Hand di dalam penjara. Mengombinasikan gerakan ala ninja dan kelincahan khas manusia laba-laba, bisa dibilang, ini adalah salah satu adegan perkelahian terbaik yang ada di semesta Marvel Cinematic Universe. Keputusan untuk memakai Jackie Chan Stunt Team dalam menggarap adegan perkelahian di film ini jelas adalah keputusan yang tepat karena menghadirkan gaya bertarung yang sama sekali baru dan tidak monoton. Kalau ingin sensasi yang lebih gila lagi, tonton film ini di 4DX dan kita akan terpental-pental di setiap adegan aksi. 

Kabarnya, Brand New Day akan menjadi pembuka bagi trilogi baru Spider-Man. Dengan raupan $1 miliar dolar yang jelas sudah di depan mata, maka wajar jika penonton berharap kekuatan cerita dan keseruan aksi di film ini bisa terulang di sekuel-sekuel selanjutnya. Selain itu, patut ditunggu saat Avengers: Doomsday rilis nanti, bagaimanakah korelasi antara Spider-Man yang sekarang dengan kejadian di event terbesar MCU ini? Sambil menunggu rasa penasaran kita terjawab, untuk sekarang, nikmati saja setiap momen di film ini dan rasakan sosok Spider-Man yang lebih dewasa.